FroyoHQ

TIPS DAN TRIK MOBILE LEGENDS ALA SONIA: PENTINGNYA MAKRO, MIKRO, SERTA DRAFT PICK, DIJAMIN TIM LO JADI LEBIH JAGO!

Midlaner Froyonion, Sonia membagikan beberapa tips bermain Mobile Legends buat lo yang pengen ikutan turnamen. Simak tipsnya, Civs!

title

FROYONION.COM - Rabu kemarin (17/8), Froyonion iseng-iseng ikutan turnamen Mobile Legends yang diselenggarakan sama Namina Creation (Nation) yang berlokasi di Gamer's Paradise, Jakarta Selatan.

Meskipun pada akhirnya harus gugur di babak 16 besar melawan DG E-Sports, tapi anak-anak Froyonion dapat pengalaman yang seru dan ilmu baru tentang seluk-beluk skena kompetitif Mobile Legends. Selepas turnamen itu, Sonia (midlaner Froyonion) punya beberapa tips dan trik Mobile Legends yang bisa dibagikan buat lo yang pengen ikutan turnamen, nih.

Disclaimer juga nih, analisis yang disajikan Sonia di artikel kali ini juga didasarkan sama riset personalnya ke beberapa Youtuber Mobile Legends di Indonesia. Doi juga sering memerhatikan analisis dari para caster dan analyst MPL, juga dengan menonton pertandingan MPL supaya lebih paham gameplay para pro player, Civs.

Dari kekalahan yang tim Froyonion dapatkan dalam turnamen kemarin, anak-anak jadi lebih aware sama pentingnya fase draft pick. Buat Sonia sendiri, fase ini jadi salah satu kunci yang bisa menentukan kemenangan. Dan sayangnya, draft pick ini juga yang disepelekan sama tim Froyonion, karena kita kebanyakan iseng kalo lagi main Mobile Legends.

Hero yang kita pick adalah hero yang biasanya kita mainin, sedangkan lawan kita saat itu jauh lebih matang saat fase draft pick. Mereka punya coach dan analyst, juga kita yakin bahwa hero pool mereka jauh lebih banyak daripada tim Froyonion.

Jadi, hal pertama yang perlu lo fokuskan ketika bermain di skena kompetitif adalah fase draft pick.

DRAFT PICK, PALING KRUSIAL, TAPI KERAP DISEPELEKAN

Banning Phase

Dalam banning phase, ada 3 istilah yang sering diperbincangkan.

Pertama, ada overpowered ban, contohnya nge-ban Natalia dan Faramis, atau hero-hero yang emang lagi OP di patch terbaru. Untuk tier hero ter-update, lo bisa lihat di IG-nya Zeys (coach evos).

Kedua, ada targeting ban, yaitu ban hero sesuai dengan hero andalan musuh. Strategi ban ini agak sulit diterapkan di match biasa, tapi jadi umum di skena kompetitif papan atas kayak MPL. Kalo suatu saat lo jadi pro player, lo harus tau hero power musuh (hero pool mereka, hero yang sering dipake musuh). Tapi usahakan untuk lakukan riset terhadap hero andalan lawan dulu sebelum tanding yak.

Ketiga, ada counter ban, yaitu ban terhadap hero-hero yang bisa meng-counter hero yang mau kita pick. Misalnya, lo mau nge-pick Esmeralda, otomatis counter-nya Esmeralda yang paling dikenal adalah Dyroth, jadi lo bisa ban Dyroth pas lagi draft pick

Contohnya pas Froyonion ikut turnamen kemarin, musuh kita nge-ban Dyroth, bisa jadi, mereka mau nge-pick Esmeralda nantinya. Tapi karena di saat yang bersamaan musuh belum pick hero jungle, kita memutuskan untuk nge-ban hero jungle yang menurut kita rusuh banget, yaitu Lancelot ketimbang Esmeralda. Benar aja, musuh nge-pick Esmeralda dan jadi cukup rusuh di match itu.

Picking Phase

Ada 6 tipe pick dalam draft pick

Pertama, ada overpower (OP) pick. Simpelnya, saat hero OP lepas, harus lo pick. Saat turnamen kemarin, Froyonion nge-pick Karina, tapi kita lupa bahwa Valentina dan Faramis juga lepas. Akhirnya, musuh di 2nd pick bisa dapat Valentina dan Faramis. Sebuah gambling yang pasti lo alami, tapi setidaknya, tim lo bisa dapat 1 hero OP.

Kedua, ada counter pick, contoh simpelnya, ketika musuh pick Esme, kita pick Dyroth.

Ketiga, ada comfort / power / signature pick. Strategi ini yang Froyonion terapkan di turnamen kemarin, kita pick hero yang paling nyaman dan pede untuk dipake, gue nge-pick Diggie, Sonia nge-pick Luo Yi, dan Niky nge-pick Grock. Pick ini nggak salah, tapi terkadang nggak tepat dan menyia-nyiakan hero yang lebih reliable dan lagi meta.

Selanjutnya ada targeting pick, yaitu pick hero yang dijagoin musuh biar musuh nggak bisa pake hero itu ketika lawan kita. Contohnya ketika Alter Ego (AE) lawan RRQ. AE tahu kalo RRQ Alberttt jago main Ling, atau Skylar yang jago Beatrix, ketimbang mereka pake hero itu, lebih baik kita yang pake.

Lalu, ada steal pick, yaitu kondisi tim yang nge-pick hero yang kemungkinan bakal dipake sama musuh. Istilah yang satu ini mirip-mirip sama istilah sebelumnya, kalo targeting pick itu menyasar ke hero yang dijagoin sama musuh, tapi kalo steal pick itu kita ‘nyolong’ hero yang kira-kira bakal dipake musuh, tapi belum tentu mereka mahir memakainya.

Terakhir, ada flexible pick, yaitu nge-pick hero yang multi role / multi lane. Contohnya, ada Tank meta zaman sekarang yang bisa dipake jungler, roam, EXP, atau bahkan gold lane, kayak Franco ketika lawan Wanwan. Biasanya, pick yang satu ini dipakai buat bikin bingung lawan. Juga ada Benedetta yang bisa EXP, roam, atau jungler, bikin musuh lo bingung dan mikir 2x tentang counter pick mereka sendiri.

Kalo mau nerapin ini di ranked match agak sulit, kecuali main full party alias main berlima. Juga, nggak semua tipe ban / pick bisa dilakukan di match biasa, karena lo harus tahu musuh lo, di ranked match, lo nggak bisa tahu musuh jagonya pake hero apa.

Selain ban dan pick, ada juga counter item, counter spell, dan counter gameplay, Civs.

“Kalo lo nggak bisa counter hero, paling nggak lo bisa counter item. Contohnya ketika musuh banyak pake item lifesteal, Mage lo bisa pake Necklace of Durance dan Tank lo bisa pake Dominance Ice,” lanjut Sonia.

Juga tentang spell, usahakan untuk jangan asal pilih, Civs. Contohnya, kalo musuh lo ada banyak skill CC (crowd-control), lo bisa pakai Purify.

Untuk counter gameplay itu sendiri, salah satu contohnya ada split push. Saat lo merasa musuh punya banyak hero CC yang membuat lo kesulitan ‘masuk’ saat war, lo bisa gunakan hero-hero yang berguna untuk mendorong lane lainnya untuk menghancurkan tower. Contoh hero yang sering dipakai split push ada Popol & Kupa dan juga Masha. 

Ada juga istilah ‘Kiting’ dalam skenario split push, yaitu proses tarik-ulur, memancing supaya skill CC musuh terpakai, dan di saat yang bersamaan memaksimalkan cooldown skill hero yang kita pakai untuk keuntungan push tower (Asumsi skill hero assassin tim kita yang lebih cepat cooldown-nya ketimbang skill CC hero musuh).

Perihal counter gameplay, bakal dijelaskan lebih lanjut di bawah yak, Civs.

MIKRO-MAKRO DALAM MOBILE LEGENDS

Pertama, mikro dalam Mobile Legends secara simpel bisa diartikan sebagai skill individu hero yang kita pakai. Biasanya, semakin jago dan fast hand seorang pemain, maka bisa dikatakan dia jago dalam ‘mikro’ Mobile Legends.

Gimana sih cara supaya mikro-nya bagus? 

“Banyakin jam terbang hero yang lo pengen, sering memakai hero itu di classic maupun ranked match. Pelajari mekanisme ‘kabur’, kombo skill, tahu luar-dalam hero yang lo gunakan,” kata Sonia.

Kedua, makro dalam Mobile Legends adalah segala sesuatu yang terjadi dalam pertandingan, jangkauannya lebih luas ketimbang mikro, biasanya mencakup map awarenesstime management, membaca pola serangan tim lawan, serta pengambilan keputusan terkait ganking dan split pushing.

Cara meningkatkannya gimana?

“Paling simpelnya, lo bisa nonton gameplay dan pertandingan antara pro player, contohnya di MPL. Contohnya, lo bisa pelajari gimana seorang roamer melakukan rotasi dalam map, dan juga proses jungling dan ganking seorang jungler,” lanjut Sonia.

Dalam konteks ini, roamer jadi role yang paling krusial dan penting untuk memahami makro karena mereka yang nantinya sering berkeliaran di setiap lane, membantu ganking, juga menyediakan informasi keberadaan hero musuh di mapRoamer juga perlu mematangkan pengambilan keputusan terkait kapan harus lord dan kapan harus nge-push tower.

Makro juga ada tingkatannya, Civs.

Paling dasar, yaitu map awareness. Dengan sering-sering melihat map, lo bisa melindungi tim lo dari potensi ganking dan bahkan membantu tim lo untuk menghabisi hero musuh.

Kedua, decision making. Ketika lo sudah jeli dengan map, hal ini bisa membantu lo untuk mengambil keputusan yang lebih baik terkait gameplay yang mau dilakukan tim lo. Buat roamer di early game, lo bisa pilih bantu jungler supaya lebih cepat nge-buff, bantu midlaner nge-clear minions, bantu marksman di gold lane, atau bantu ngerusuh di buff musuh (catatan: hero roam-nya harus yang rusuh juga, kayak Tigreal, Khufra, atau Hilda).

Ketiga, melanjutkan pembahasan tentang counter gameplay yang sempat disinggung di atas, dalam makro counter gameplay nggak cuma ada split push, tapi juga ada group-up dan pick-off. Misalkan tim musuh menjalankan gameplay group-up, di mana mereka selalu nge-gank bareng-bareng (ex: Tigreal dan Luo Yi, Valentina dan Faramis), lo bisa counter gameplay dengan split push di lane yang lebih kosong.

Skema counter gameplay Mobile Legends. (Sumber: Froyonion)
Skema counter gameplay Mobile Legends. (Sumber: Froyonion)

Begitu juga kalo musuhnya pakai gameplay split push, lo bisa gunakan counter gameplay pick-off, yaitu ‘menculik’ musuh yang lagi split push dengan hero tim yang punya skill single target dan ‘sakit’, kayak Chou, Eudora, dan Aamon.

Beberapa aspek penting dalam Mobile Legends ini penting buat lo ketahui dan kuasai sebelum lo ikutan turnamen, Civs. Dari pengalaman turnamen pertama Froyonion kemarin, banyak pelajaran yang bisa diambil, dari aspek teknis, hingga mental yang perlu lo siapkan sebelum match dimulai.

Coba terapkan tips dan trik Mobile Legends dari Sonia ini, Civs. Semoga permainan tim lo jadi makin bagus, dan skill individu lo dan tim jadi makin jago juga yak, good luck! (*/)

BACA JUGA: YANG BISA LO LAKUIN SUPAYA LO SEMAKIN JAGO BERMAIN MOBILE LEGENDS

  • whatsapp
  • twitter
  • facebook
  • remix
Penulis

Garry

Content writer Froyonion, suka belajar hal-hal baru, gaming, dunia kreatif lah pokoknya.