Pop

DIGICAM VS DISPOSABLE CAMERA: MANA YANG LEBIH BAIK?

Digicam atau digital kamera ini memang lagi banyak banget yang ngomongin. Tren hunting pakai digicam emang lagi rame-ramenya di Reels dan Tik Tok beberapa waktu belakang. Bisa dibilang digicam ini sebagai media untuk anak muda agar bisa berkarya. Namun kali ini gue akan membahas mengenai mana yang lebih baik antara digicam dan disposable.

title

FROYONION.COM - Kalau ngomongin soal kamera jadul sih pastinya yang terlintas dipikiran adalah kamera analog. Banyak banget jenis kamera analog ini, mulai dari SLR, TLR, rangefinder, medium format, point and shoot, sampai kamera instan atau disposable camera. Kenapa dibilang instan? Karena kamera ini dijual sachet-an kayak mi instan, jadi tinggal jepret doang dan nggak perlu beli roll film lagi.

Keinstanan dari kamera disposable ini ternyata memiliki musuh tersendiri yaitu digicam atau digital camera. Di artikel sebelumnya gue udah pernah bahas mengenai digicam ini, mulai dari asal usulnya hingga tips membelinya. Untuk artikel kali ini gue akan mengupas tuntas mengenai sisi baik dan buruknya untuk kedua jenis kamera ini.

HASIL FOTO KEDUA KAMERA TERSEBUT

Memang terdapat perbedaan yang besar antara kedua jenis kamera ini. Hal ini terjadi karena memang sistem yang berada di belakangnya juga berbeda. Seperti namanya sendiri, digicam termasuk kamera digital yang pengambilan gambarnya menggunakan sensor, sedangkan disposable camera termasuk kamera analog yang pengambilan gambarnya menggunakan roll film.

Disposable camera sendiri hasil akhir fotonya pasti berwarna kehijauan atau agak oren sedikit. Terkadang ada juga grain atau butiran yang muncul di foto, bukan butiran pasir ya Civs. Hal tersebut terjadi karena roll film tersebut tidak disimpan dengan baik. 

Kalian yang suka bermain kamera analog pasti tau kalau roll film (baik yang sudah dipakai atau belum) harus disimpan di lingkungan yang suhunya stabil dan sejuk agar roll film tidak basi. Kalau menggunakan reusable cameraroll film yang sudah kita gunakan bisa disimpan di kulkas atau tempat dengan suhu ruangan yang sejuk agar tidak basi, sedangkan disposable camera tidak bisa seperti itu. Kamera tersebut hanya sekali pakai dan roll film tidak boleh dikeluarkan dari kameranya (kecuali kalau mau nyuci roll film-nya) agar hasilnya tidak blank karena cahaya yang masuk. Rumit bukan?

Kalau untuk digicam sendiri hasil fotonya sangat mentah, tergantung pengaturan kameranya sih. Hasil fotonya menurut gue lebih tajam dari disposable camera, apalagi kalau pakai flash. Namun terkadang beberapa ada yang terlalu over cahaya flash-nya sehingga cuma kelihatan kayak cahaya doang di wajah kita kalau pas foto selfie, kayak malaikat gitu wkwk.

BACA JUGA: DIGICAM: ALTERNATIF BAGI YANG SUKA KAMERA ANALOG TAPI PUSING DENGAN HARGA ROLL FILM

AFTER USE

Untuk disposable camera sendiri, setelah lo gunakan kamera tersebut (roll sudah habis), lo harus cuci filmnya dulu pakai cairan kimia khusus. Nyucinya pun kudu pakai alat kayak ember khusus gitu, abis itu dikeringkan, setelah itu di scan dan baru dah tuh bisa lihat hasilnya kayak gimana. Mungkin lebih praktisnya bisa lo bawa ke tukang cuci roll film, banyak kok lab cuci film yang tersebar di seluruh Indonesia.

Seperti yang udah gue sebutkan di atas, penggunaan disposable camera memang sedikit lebih rumit. Hasilnya pun nggak bisa kita tebak karena kamera tersebut termasuk kamera analog dan harus nunggu cuciannya selesai beberapa hari kemudian. Kita juga tidak bisa berbuat banyak dengan kamera disposable yang sudah dicuci, kebanyakan akan dibuang saja kameranya karena sudah nggak bisa digunakan lagi.

Bagaimana dengan digicamDigicam tidak serumit itu kok. Karena kamera ini merupakan peralihan dari analog ke digital, jadi kamera ini sudah lumayan canggih. Namanya aja digital, sudah pasti kamera ini lebih maju daripada analog dan tentunya penggunaan serta perawatan tidak serumit analog.

Digicam menggunakan SD Card untuk penyimpanannya, namun kapasitas SD Card yang digunakan untuk digicam ini kebanyakan cuma 1 sampai 2 GB saja, karena kalau terlalu besar tidak bisa digunakan atau error kameranya. Jenis card-nya juga berbeda-beda tergantung merk kameranya.

Hasil foto bisa langsung kita lihat melalui layar digicam, namun ada beberapa digicam yang tidak memiliki layar. Untuk itu kita harus memindahkan dulu file dari SD Card ke laptop atau PC agar bisa kita transfer ke smartphone disaat itu juga. Selain itu kamera ini bisa dipakai terus-menerus sesuai kebutuhan kita, tidak seperti disposable camera yang hanya sekali pakai.

BIAYA DAN PEMAKAIAN

Seperti yang kita ketahui, kamera analog memang sangat mahal mulai dari segi kamera, roll filmdevelopscan, bahkan perawatannya. Disposable camera pun menurut gue sangat mahal kalau cuma digunakan foto random doang. Mungkin sekilas biaya yang dikeluarkan sama, namun ada beberapa hal yang membuat digicam lebih unggul dibanding disposable camera.

Kenapa gue bilang lebih unggul? Lebih unggul di sini dalam arti lebih hemat digicam dalam segi biaya. Kalau gue jabarin nih ya, harga disposable camera itu berkisar di harga Rp 200-400 ribu, sedangkan harga digicam sekarang di pasaran Rp 250 ribu-1 juta lebih, tergantung model dan kelengkapannya.

Sekilas memang mahal digicam, tapi digicam tidak perlu biaya lainnya seperti nyuci roll film. Katakanlah harga beli disposable camera dan nyucinya sama dengan harga beli digicam, tapi disposable camera hanya sekali pakai saja, sedangkan digicam bisa lo pakai kapan aja.

Batasan untuk mengambil gambar pun tidak dibatasi di digicam, semisal kalau memorinya penuh, lo bisa langsung pindah aja datanya ke laptop atau PC, habis itu tinggal pakai lagi. Hal ini berbeda dengan disposable camera yang terbatas untuk pengambilan gambarnya.

Itulah beberapa hal yang bisa dibilang keberadaan digicam ini bisa mengancam disposable camera. Ini menurut gue pribadi ya, kalau hanya untuk mengambil gambar temen-temen gue atau gambar random, gue akan pakai digicam daripada disposable camera. Selain lebih hemat biaya dan nggak ribet nyimpennya, hemat di ongkos aja menurut gue.

Mungkin kalau gue pergi ke luar negeri misal, atau ke tempat yang menurut gue bagus jika buat motret pakai disposable camera, gue akan beli kamera tersebut. Memang sih hasil dari kamera analog nggak bisa dibandingkan dengan digicam, balik lagi tergantung preferensi masing-masing. Karena memang analog dan digital adalah dua hal berbeda yang nggak bisa disatukan.

Jadi apakah lo akan akan meninggalkan disposable camera dan beralih ke digicam? Balik lagi ke diri lo sendiri dan kemampuan dompet lo aja Civs. (*/)

BACA JUGA: 3 KAMERA 4 JUTAAN BUAT FOTOGRAFER DAN VIDEOGRAFER DI MUSIM NIKAHAN

  • whatsapp
  • twitter
  • facebook
  • remix
Penulis

Dynasti Savira

Investor Reksadana, pro player Blossom Blast Saga, pegiat hidup monoton, dan penikmat seni tapi bukan air. Motto hidup : Semua masalah pasti akan berlalu, iya berlalu lalang.