Movies

REVIEW GUARDIANS OF THE GALAXY VOL. 3: FILM MARVEL PALING EMOSIONAL TAHUN INI

Saking serunya, sebagian penonton menyandingkan keseruan film Guardians of the Galaxy Vol. 3 dengan ‘Avengers: Endgame’. Berikut review film ‘Guardians of the Galaxy’ terbaru.

title

FROYONION.COM - Film Guardians of the Galaxy Vol. 3 berhasil membuat semua penonton merasa haru. Penulis berusaha untuk tidak cengeng ketika menonton film tersebut untuk membuat review. Namun, akhirnya menangis juga. 

Menyambung dari film Guardians of the Galaxy sebelumnya, film sekuel terbarunya kali ini mengangkat latar belakang tokoh Rocket

Lagu alternative rock 90-an mengiringi kehidupan masyarakat Knowhere, stasiun luar angkasa tempat para Guardians tinggal. Guardians yang terdiri dari Peter Quill, Drax, Rocket, Nebula, Mantis dan Groot awalnya hidup dengan tenang saja.

Peter Quill Guardians of the Galaxy
Knowhere merupakan tempat tinggal para Guardians yang menjaga seluruh galaksi. Saat itu keadaan Quill masih kacau.

MASA LALU ROCKET

Masa lalu Rocket yang mengintai ternyata membahayakan seluruh hidup masyarakat Knowhere. Konflik yang hadir lewat masa lalu Rocket membuat seluruh anggota Guardians mencari latar belakang Rocket yang ternyata kelewat mengiris hati.

Rahasia yang selama ini Rocket simpan akhirnya terbuka. Quill yang belum move on dari Gamora pada saat itu masih dalam keadaan terpuruk. Namun, tidak ada waktu untuk bersedih lantaran saat ini nyawa Rocket berada dalam bahaya.

Situasi yang terbentuk membentuk keadaan semakin kacau. Quill yang masih berduka karena kehilangan Gamora harus membawa timnya dalam misi berbahaya untuk menyelamatkan hidup Rocket.

Konflik inilah yang membuat seluruh karakter dalam Guardians of the Galaxy Vol. 3 mengalami perkembangan karakter. Mereka berada dalam sebuah pertaruhan; apabila misi ini gagal tentunya akan berdampak langsung pada kehancuran Guardians.

Rocket dalam review Guardians of the Galaxy Vol. 3
Kehidupan Rocket pada masa sebelumnya yang jauh dari kata bahagia.

UPAYA PENYELAMATAN BERTARUH NYAWA

Kerap terdapat pertengkaran dalam kelompok. Situasi pun sering berbeda dari apa yang mereka rencanakan. Namun, Guardians selalu berupaya yang terbaik untuk menyelamatkan Rocket. Bahkan hingga mempertaruhkan nyawa mereka masing-masing. 

Penonton akan dibuat berempati dengan masa lalu Rocket. Menonton scene demi scene film Guardians of the Galaxy Vol. 3 bagaikan terpapar distorsi yang tiada habisnya, tapi terdengar bagai alunan musik yang harmonis.

Berkali-kali penonton dibuat terharu dan menangis. Lalu pada waktu yang singkat, penonton dipaksa tertawa. Menertawakan kesedihan akan menjadi hal yang biasa ketika menonton film Guardians of The Galaxy Vol.3.

Guardians of The Galaxy Vol.3 juga turut memberi gagasan bahwa kita patut mensyukuri keberadaan orang-orang tersayang di sekitar kita; tiap makhluk hidup memiliki nyawa yang berharga; dan tiap dari mereka bisa memiliki kesempatan kedua untuk menjadi lebih baik.

Ketika menonton Guardians of The Galaxy Vol.3, penonton sempat merasakan berbagai sensasi yang sama seperti ketika menyaksikan film Everything Everywhere All at Once, Attack on Titan, juga Kisah Nabi Nuh.

FILM YANG SANGAT EMOSIONAL

Guardians of The Galaxy Vol.3
Guardians dalam misi penyelamatan Rocket.

Menurut sang sutradara James Gunn, masa lalu Rocket adalah salah satu cerita yang penting untuk dieksplorasi. Penonton dituntun untuk mengenali dari mana Rocket berasal, hingga mengetahui bahwa Rocket bukanlah rakun biasa. 

“Film The Guardians selalu penuh emosi dan humor,” ujar produser eksekutif Sara Smith. “Hal ini akan lebih menonjol dalam Guardians of The Galaxy Vol.3 karena cerita masa lalu Rocket, serta hubungan Quill dan Gamora yang semakin rumit. Pastinya para penggemar dapat merasakan bahwa film ini adalah film terakhir dari para Guardians.”

Film ini dibintangi oleh Chris Pratt, Zoe Saldana, Dave Bautista, Karen Gillan, Pom Klementieff. Di film ini juga tampil Vin Diesel sebagai Groot dan Bradley Cooper sebagai Rocket. Bintang lainnya yaitu Sean Gunn, Chukwudi Iwuji, Will Poulter dan Maria Bakalova.

Selain itu, Marvel Studios Guardians of The Galaxy Vol.3 juga menghadirkan karakter-karakter baru, seperti Chukwudi Iwuji yang akan berperan sebagai penjahat The High Evolutionary, dan Will Poulter yang akan membawa karakter komik Adam Warlock ke dalam Marvel Cinematic Universe untuk pertama kalinya. 

The High Evolutionary
The High Evolutionary, musuh utama dalam Guardians of The Galaxy Vol.3.

Walaupun banyak sekali perubahan dalam kehidupan para Guardians, satu hal yang tetap konsisten dalam setiap film Guardians of The Galaxy yaitu kompleksitas sebuah keluarga. Aksi duet antara Rocket dengan Groot bertarung melawan musuh akan menjadi sorotan utama dalam film ini. 

Dari film-film sebelumnya, kita melihat bagaimana para Guardians saling menyayangi, berselisih, berjuang bersama, hingga akhirnya menjadi sebuah keluarga yang dibentuk karena pilihan. 

Penulis review bisa mengatakan bahwa Guardians of The Galaxy Vol.3 merupakan film Marvel yang paling emosional, melebihi Avengers: Endgame

Apakah Guardians of The Galaxy Vol.3 ini layak tonton? Penulis review bisa katakan film ini highly recommended. (*/)

  • whatsapp
  • twitter
  • facebook
  • remix
Penulis

Fadhil

Content writer Froyonion, suka pameran seni dan museum, sesekali naik gunung