Music

AWAL MULA PERSETERUAN SANJI VS ZORO, BEDA PANDANGAN TAPI TETAP KOMPAK

Dalam manga dan anime One Piece, perseteruan antara Sanji dan Zoro nampaknya adalah hal yang konyol, namun dibalik itu ada masalah serius yang membuat mereka tidak bisa akur.

title

FROYONION.COM - Saat pertama berjumpa di restoran Baratie, Zoro dan Sanji tidak langsung bermusuhan seperti sekarang, namun setelah memasuki Arc Arlong Park, terjadi perselisihan yang membuat keduanya tidak bisa akur hingga sekarang.

DISEBABKAN OLEH NAMI 

Di awal Arc Arlong Park, Nami membuktikan kesetiaannya pada Arlong dengan membunuh Usopp, namun kejadian itu tidak dilihat secara langsung oleh anggota bajak laut topi jerami lainnya. 

Karena itu saat Zoro dan Sanji sedang mengobrol, Zoro menyangkal jika Usopp telah dibunuh oleh Nami, menurutnya Nami adalah seorang bernyali kecil dia tidak akan mampu untuk membunuh seseorang, namun perkataan tersebut berbeda dengan apa yang dipahami oleh Sanji, pria beralis keriting ini malah menganggap jika Zoro mengatakan Nami memiliki dada yang kecil. 

Karena merasa tidak setuju dengan perkataan Zoro, maka Sanji kemudian berusaha menendang  Zoro, Zoro yang tidak menyangka jika Sanji malah berpikiran cabul seperti ini kemudian berusaha menahannya, perselisihan ini kemudian berhenti karena Usop muncul dan menjadi korban dari perkelahian mereka. 

BACA JUGA: ZORO RASIS? INI ALASAN ZORO DILABELI RASIS OLEH PARA FANS ‘ONE PIECE’

Zoro dan Sanji
Zoro dan Sanji yang tidak pernah akur. (Source: sportskeeda.com)

Setelah kejadian di chapter 76 itu, keduanya menjadi saling mengejek seperti Sanji yang memanggil Zoro sebagai “marimo’ yang berarti si kepala lumut karena rambut Zoro yang berwarna hijau, Zoro juga membalas dengan memanggil Sanji dengan “si nomor 4”, padahal nama Sanji berarti “nomor tiga”.  

Perseteruan Sanji dan Zoro ini memang lebih merujuk pada hal-hal konyol yang jadi hiburan untuk para penonton, namun sebenarnya ada perbedaan pandangan mengenai gender yang ingin diangkat oleh Eichiro Oda melalu kekonyolan dua orang ini. Perbdaan ini akan membawa kita beberapa kejadian di masa lalu Sanji dan Zoro, hingga mereka bisa memiliki pandangan yang berbeda. 

ZORO YANG TIDAK MEMBEDAKAN GENDER 

Di masa kecilnya, Zoro selalu dikalahkan sampai 2000 kali oleh Kuina, anak perempuan dari pemilik dojo yang berada di desa Shimotsuki yang ada di East Blue. Zoro yang sudah menggunakan tingga pedang, masih saja tidak bisa mengalahkan Kuina. 

Namun Kuina yang selalu menang melawan Zoro malah merasa sedih, dia malah merasa iri pada Zoro, karena terlahir sebagai seorang pria, menurut Kuina, dirinya yang seorang perempuan, saat dewasa tidak bisa menjadi sekuat seorang pria. Karena perempuan adalah makhluk lemah yang pasti akan kalah oleh pria. 

Zoro tidak bisa menerima hal itu, menurutnya Kuina akan tetap menjadi kuat meskipun dia adalah seorang perempuan, karena itu Zoro memanggap jika Kuina adalah rival, keduanya kemudian berjanji jika salah satu diantara mereka berdua akan menjadi pendekar pedang terhebat di dunia. 

Setelah Kuina meninggal, Zoro memegang teguh janji untuk menjadi pendekar pedang terhebat di dunia, dia juga masih memiliki cara pandang yang sama mengenai perempuan dan laki-laki, tidak peduli jika yang dia lawan adalah perempuan atau laki-laki, semua yang berhadapan dengannya, maka akan dia lawan dengan sekuat tenaga. 

SANJI YANG SELALU MELINDUNGI PEREMPUAN

Respon Sanji yang mudah terpikat dengan kecantikan perempuan sepertinya memang sudah turun temurun di keluarga Vinsmoke, namun sikapnya yang sangat menghargai perempuan ini adalah sikap yang diajarkan oleh ayah angkatnya yaitu Zeff. 

Zeff mengajarkan jika seorang pria tidak boleh menyakiti perempuan dan entah bagaimanapun seorang pria harus memaafkan kesalahan yang telah dilakukan oleh seorang wanita,  prinsip ini yang terus dipegang oleh Sanji, sehingga dia tidak pernah sekalipun menyerang wanita dan jika dia harus bertarung dengan wanita maka dia tidak akan melawan. 

BACA JUGA: ODA UMUMKAN ONE PIECE NETFLIX SEASON 2, CHOPPER RESMI GABUNG KRU!

Kejadian lain yang meyebabkan kenapa Sanji sangat menghargai perempuan adalah karena saat dia masih kecil, ada 2 perempuan yang melindunginya dan menyayanginya dengan sepenuh hati, yaitu ibunya Sora dan kakak perempuannya Reiju. 

Saat saudara kembarnya selalu meremehkan dirinya dan menganggap driinya sebagai produk gagal, ibunya selalu menghiburnya dan menganggap Sanji sebagai anak yang paling baik, begitu pula dengan Reiju, meski merupakan salah manusia modifikasi seperti saudara kembar Sanji lainnya, Reiju masih memiliki perasaan kasih sayang kepada adiknya tersebut, sehingga dia berupaya melindungi Sanji dan membantunya kabur dari kerajaan Germa untuk bisa mendapatkan kehidupan yang lebih baik. 

MEMBUKTIKAN KESETIAANNYA  

Saat bertemu dengan Kuma di penghujung arc Thriller Bark, Sanji masih memiliki keraguan, dia masih takut jika suatu saat Germa akan muncul, inilah yang membuat dirinya tidak bisa mengorbankan diri seperti Zoro untuk menyelamatkan Luffy. 

Namun di Arc Whole Cake Island, keraguan itu sudah sirna, Sanji sudah menyelesaikan masalahnya dengan keluarga Vinsmoke, masa lalu Sanji tidak akan menjadi penghalang dalam perjalanan bajak laut topi jerami. 

Dalam pertarungannya di Arc Wano saat mengalahkan  Queen, Sanji berhasil menguasai teknik baru bernama “Ifrit Jambe” yang menunjukan jika Sanji sudah menerima dirinya yang memang mewarisi kemampuan fisik super dari keluarga Vinsmoke namun masih tetap memiliki perasaan. 

Begitu halnya dengan Zoro, karakter pengguna tiga pedang ini memang sudah sangat loyal pada Luffy, dia berani mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan Luffy saat Kuma akan membunuhnya, meski dia harus menerima semua luka dan rasa letih yang Luffy dapatkan saat melawan Gecko Moria. 

Bukti kesetiaan lain dari Zoro adalah saat dia terdampar di Pulau Kuroigane, tempat kediaman Dracule Mihawk, demi menjadi lebih kuat dan bisa menjadikan Luffy sebagai raja bajak laut, dia rela memohon pada Mihawk untuk diajarkan cara berpedang, padahal Mihawk adalah orang yang paling ingin Zoro kalahkan untuk bisa mendapatkan gelarnya sebagai pendekar pedang terbaik di dunia. 

Sanji dan Zoro adalah dua sayap yang akan membawa Luffy untuk menjadi raja bajak laut, meski mereka memiliki cara pandang yang berbeda, namun mereka akan selalu setia dan kompak untuk mewujudkan impian sang kapten. (*/) 

  • whatsapp
  • twitter
  • facebook
  • remix
Penulis

Yudhi Raharjo

Mengumpulkan kata jadi tulisan dan menyampaikan menjadi sebuah cerita, tulisannya seputar startup, film dan lari.