Tekno

TIPS TAMBAH SUBSCRIBERS DARI ORANG DALAM YOUTUBE

Udah punya channel YouTube tapi jumlah subscribers sulit nambah lagi? Seorang manajer dari YouTube kasih tips dan triknya buat lu, Civs.

title

FROYONION.COMBuat kreator konten yang lagi merintis channel YouTube baru, emang rasanya susah banget buat ngumpulin basis subscribers dari nol sampai jutaan. Dan ini bukan cuma berlaku buat para kreator yang belum punya nama. Mereka yang udah punya nama juga bisa lho menghadapi tantangan yang serupa saat merintis lagi dari nol.

Nah, YouTube Partnerships Acquisitions Manager di Google Andika Rinaldo Asry baru-baru ini membeberkan sejumlah kiat buat para YouTuber yang sedang membangun basis subscribers di kanal mereka masing-masing, baik yang baru maupun yang udah lama dibuat tapi merasa kesulitan dalam memperbanyak jumlah subscribers.

“Yang terpenting konsistensinya dulu nih. Sebelum bahas teknik buat ningkatin subscribers, kita kembali ke konsistensi karena ini adalah kuncinya,” terang Andika dalam sesi tanya jawab webinar Google for Media yang diadakan Google Indonesia Selasa lalu (19/4).

Konsistensi ini menurut Andika harus diwujudkan dalam beberapa aspek yakni pemilihan topik yang dibahas di konten YouTube kanal tersebut. Idealnya konten video di satu kanal memiliki topik yang konsisten, ajeg. Tidak meloncat begitu cepat dari satu topik ke topik random lainnya. Istilahnya ada ‘benang merah’ yang menyatukan semua konten di kanal itu.

BACA JUGA: LANGKAH YOUTUBE YANG IKUTAN ‘MENJAJAL’ DUNIA NFT

Konsistensi juga mesti dijaga dalam hal frekuensi dan jadwal mengunggah konten baru di kanal itu. Kata Andika, sangatlah disayangkan saat seorang kreator konten atau YouTuber  sangat rajin upload konten baru di satu bulan lalu males di bulan berikutnya. 

Katakanlah dari yang semula tiap minggu bisa upload, eh tiba-tiba karena sesuatu sebab, jadwal upload konten baru jadi molor atau malah nggak ada konten baru sama sekali di satu periode yang lumayan lama. Ini jadi poin minus juga kalo lagi mau naikin jumlah subscribers, Civs.

“Untuk teknik memperluas audiens, ada dua jenis cara utama yakni secara internal (di dalam atau sudah tersedia di YouTube) dan di eksternal (luar YouTube),” terangnya.

Di dalam YouTube, imbuh Andika, sudah disediakan banyak fitur yang bisa mendukung para YouTube untuk meningkatkan jumlah subscribers. Misalnya nih fitur atau tab community.

“Ada satu tab yang memang disediakan untuk kanal yang udah punya minimal 1000 subscribers. Setelah lewat 1000 subscribers, YouTuber bisa update apapun yang mereka mau,” jelas Andika.

Tersedia banyak fitur yang bisa meningkatkan jumlah subscribers di YouTube, misalnya fitur atau tab community.
Tersedia banyak fitur yang bisa meningkatkan jumlah subscribers di YouTube, misalnya fitur atau tab community.

Di tab community ini, kita bisa upload video behind the scene yang bisa menarik subscribers baru untuk menonton. Kalau punyanya foto juga bisa diposting di tab ini. Bahkan kalau mau bikin survei iseng, bisa pake polling di tab community.

Jangan lupa untuk eksplorasi penggunaan YouTube shorts, saran Andika. Gunanya adalah untuk menarik pengguna YouTube yang belum menjadi subscribers kanal YouTube kita.

“Realistis aja emang di fase awal launching kanal YouTube, itu saat yang paling menantang. Karena itulah kita mesti mulai dari komunitas kita dulu. Karena komunitas biasanya punya minat yang sama atau mirip dengan kita. Jadi promosikan channel ke komunitas masing-masing,” tegasnya.

Begitu juga kalau udah punya akun media sosial pribadi. Jangan malu buat bagiin video teranyar di kanal YouTube kalian, entah itu via Instagram stories atau grup WhatsApp atau Telegram komunitas kita.

“Harapannya semakin banyak yang menonton, algoritmanya makin terbangun. Bagaimana YouTube merekomendasikan konten Anda akan makin terbangun. Makin banyak viewers yang punya ketertarikan serupa dengan video di kanal YouTube kita akan mengunjungi kanal itu dan menjadi subscribers juga,” pungkas Andika. (*/)

BACA JUGA: ALASAN 'YOUTUBE MUSIC' SUPERIOR

  • whatsapp
  • twitter
  • facebook
  • remix
Penulis

Akhlis

Editor in-chief website yang lagi lo baca