Pop

TIPE-TIPE PLAYER TROLL PERUSAK MOOD DI GAME MOBILE LEGENDS

Ada kalanya dalam gim moba seperti Mobile Legends, lo ternyata satu tim dengan player troll. Apa saja jenisnya?

title

FROYONION.COM - Troll atau ngetroll dalam game Mobile Legends, bisa diartikan sebagai provokasi yang dilakukan seorang player kepada rekan setimnya. Tujuannya jelas untuk mengganggu dan membuat marah korbannya itu.

Player semacam ini akan merasa sangat senang jika melihat korbannya ngebacotin dia. Semakin keras bacotan yang dia terima, semakin dia keranjingan.

Player yang doyan ngetroll biasa ditemukan di game yang mengandalkan kerjasama tim, salah satunya game moba. Adanya player ngetroll bisa merusak gameplay dan membuat match menjadi berat sebelah.

Sebagai salah satu game moba paling digemari, Mobile Legends tak lepas dari player semacam ini. Selama lebih enam bulan saya memainkan game ini, saya menemukan beberapa aksi yang bisa dibilang ngetroll. Berikut ini daftarnya.

1. Ngetroll di Sesi Draft Pick

Sebelum meluncur ke Land of Dawn, masing-masing player dari kedua tim diminta untuk melakukan banned kepada tiga hero dan memilih lima hero yang bakal dimainkan.

Saat sesi banned, utamanya di tier Epic, sering dijumpai player yang mendapat giliran nge-banned malah menyia-nyiakan kesempatan itu. Karena ada pemain yang ngetroll tersebut, hero-hero yang susah di-counter bisa lepas. Terlebih lagi jika hero tersebut di-pick musuh duluan dan jago menggunakannya. Bisa dipastikan tim Anda bakal menghadapi match yang betulan keparat.

Namun, ini belum seberapa jika dibandingkan dengan draft pick yang ngaco. Jika kamu setim dengan player ngetroll bersiaplah menjumpai meta-meta ngawur. Seperti meta tiga marksman, meta tiga assasin, bahkan saya pernah menjumpai meta tiga mage. Luar biasa sekali, bukan?

Komposisi hero dalam sebuah tim biasanya kombinasi dari hero-hero yang mampu menggendong tim dari early hingga mid game; dan hero-hero yang bisa mengamankan late game. Gampangnya, hero yang bisa tahan badan dan kuat di early game dikombinasikan dengan hero "berdarah" tipis yang kuat di late game.

Sialnya jika kamu bertemu dengan player yang gemar ngetroll, tim kamu bisa saja hanya diisi hero berdarah tipis yang semuanya hanya jago di late game. Jika sudah begitu, tak diragukan lagi tim kamu bakalan terbantai di awal game. Bahkan bisa jadi match berakhir sebelum sampai late game.

Terkadang juga kamu menjumpai dua player yang berebut bawa retri. Alhasil di tim kamu akan punya dua jungler atau hyper.

Memang ada sih meta dua hyper, tapi meta tersebut punya beberapa syarat dan ketentuan yang mesti dipenuhi lebih dulu sebelum diterapkan. Meta dua retri tak semudah dijalankan hanya dengan memasang dua hero yang bisa menjadi jungler dan bawa retri.

Jika sudah terlanjur begitu, kamu bakal melihat dua hyper di tim kamu berbagi buff. Berbagi itu memang indah, tapi tidak dengan berbagi buff. Karena itu artinya perolehan gold dari hyper kamu bakalan seret dan levelnya naik dengan merambat. Padahal kemenangan tim salah satunya amat bergantung pada kinerja jungler-nya.

2. Sengaja Gangguin Jungler Lagi Farming

Bagi seorang hyper, penting sekali melakukan farming di lima menit awal. Bisa dibilang di lima menit awal itu tugas utama seorang hyper yang bawa retri adalah mendapatkan sebanyak-banyaknya objektif dari monster jungle. Berhasil dapat kill di menit segitu hanya dianggap sebagai bonus.

Role ini sering dirusuh oleh hero lawan. Karena apabila seorang hyper bisa mendapatkan banyak objektif, levelnya bakal mengungguli player lainnya. Dengan level yang unggul, apalagi hingga selisih dua level, seorang hyper bisa melakukan kill dengan mudah.

Sayangnya gangguan tak hanya datang dari hero lawan. Melainkan juga bisa datang dari rekan setim.

Hero yang biasa ngerusuh buff adalah Franco, Tigreal, Jawhead, dan Hanzo. Jika di tim kamu ada satu dari empat hero di atas, sebaiknya berdoa saja mereka tidak ngetroll. Karena menyebalkan sekali ketika buff kamu ditarik sama Franco, diseruduk sama Tigreal, dilempar sama Jawhead. Kamu mesti mengulang lagi adu mekanik dengan monster jungle dari awal.

Sedangkan Hanzo lebih menyebalkan lagi karena hanya modal skill satu dia bisa mencaplok buff kamu.

Jika sudah begitu pertebal saja kesabaran kamu. Jangan mengumpat lewat chat apalagi sampai afk. Karena player troll memang menantikan itu.

BACA JUGA: KESALAHAN PLAYER MOBILE LEGENDS YANG BIKIN LO ‘MEMBUSUK’ DI TIER EPIC

3. Sengaja Jadi Feeder

Jadi feeder atau nge-feed adalah kondisi di saat hero yang kamu mainkan kelewat banyak kena kill. Banyak faktor yang bisa bikin ini terjadi. Misalnya karena kamu memakai hero "berdarah" tipis tapi tak pandai jaga posisi; bisa juga karena di tim lawan ada hero yang jago menculik.

Tapi bisa juga, dan ini paling mangkelno, jika rekan setim kamu ada yang ngetroll dengan sengaja mati banyak.

Aksi ini biasa dilancarkan dengan cara sengaja masuk ke turret lawan lalu ngendog lama di sana hingga mati. Kadang juga sengaja nganter nyawa di kerumunan hero lawan yang lagi kumpul.

Aksi ini jelas merupakan troll karena merugikan rekan setim. Dengan banyaknya kill yang didapat oleh hero penting lawan, misal hyper atau marksman, jumlah gold mereka bakal bertambah dengan cepat seiring juga level mereka. Jika sudah begitu, mereka bakal lebih sakit duluan dan bisa dengan mudah melakukan kill.

Memang sih jumlah gold yang didapat dari hero yang banyak mati makin lama makin sama dengan jumlah gold dari minion. Tapi jika hero lawan berhasil memanfaatkan keuntungan itu dengan baik tanpa tereliminasi, bisa dipastikan victory bakal berada di tangan mereka.

Di Mobile Legends sendiri sempat ada meta Diggie feeder. Tapi bahkan di patch terbaru kapan hari, kemampuan Diggie untuk melakukan feeder tanpa kena sanksi dari Moonton sudah dihapuskan.

4. Pakai Jawhead dan Melempar Teman Setim ke Musuh

Jawhead punya skill dua yang bisa dipakai untuk melemparkan apapun, termasuk hero lawan dan hero rekan setim. Skill ini sebetulnya sangat berguna. Pertama, untuk menculik hero penting lawan dan melemparkannya ke kerumunan rekan setim biar digebukin rame-rame. Kedua, untuk menjauhkan hero penting di tim dari bahaya.

Namun di tangan player ngetroll, Jawhead menjadi rekan yang menyebalkan, antek musuh. Melempar buff teman sendiri hingga menyulitkan jungler farming adalah salah satu aksi ngetrollnya.

Yang lebih sering dilakukan, ketika terjadi war besar, hero-hero penting yang biasanya berada di back line menunggu momen, entah itu marksman atau mage bahkan hyper, bisa dilemparkannya ke musuh yang lagi kumpul dan menjadi bulan-bulanan.

Ini jelas merugikan tim karena bisa jadi hero yang dilempar adalah damage dealer. Kehilangan hero pemberi damage terbesar, bakal membuat tim kesulitan mengeliminasi hero lawan.

Atau bisa jadi yang dilempar adalah hero highground. Kehilangan hero tipe ini jelas membuat lawan gampang mendobrak formasi tim dengan beringas.

Moonton sendiri sampai menciptakan item bernama Forbidden Throw buat menangkalnya. Meski item ini bisa dibeli gratis di build magic, tapi jarang sekali ada yang berpikir untuk membelinya. Sebab dengan membeli item ini satu slot build yang bisa diisi dengan item damage atau defense bakal berkurang.

5. Ngendog di Base Sepanjang Match

Aksi ngetroll yang satu ini cukup menyebalkan. Lebih parah ketimbang ada player yang melakukan afk. Kenapa begitu?

Memang sih sama-sama bakal main dengan empat player aktif tapi jelas ada bedanya. Jika ada player yang afk, Moonton selaku pemilik game, bakal menganggapnya sebagai invalid match sehingga player lainnya tak harus kehilangan bintang.

Kebijaksanaan dari Moonton tentunya tak bakal turun kepada tim yang salah seorang playernya melakukan ngetroll dengan ngendog di base turret selama in game. Hal itu dikarenakan player yang ngetroll tadi masih dianggap aktif atau online, meskipun sebenarnya hanya empat player saja yang aktif bermain.

Dengan hilangnya satu player bakal ada satu pos yang kosong. Ini jelas merugikan. Lima lawan lima saja belum tentu menang, apalagi empat lawan lima. Jelas bakal berat sebelah.

Jika kamu bertemu player seperti ini dalam tim, lagi-lagi tabahkan hati, terus bermain hingga base turret hancur. Toh tak ada salahnya berusaha, siapa tahu tim kamu bisa menang dengan memanfaatkan momentum atau berharap saja lawan melakukan blunder fatal. Tapi jika sudah tak sanggup menahan, mending surrender saja. Lalu jangan lupa ajak player lainnya untuk melaporkan perilaku player yang ngetroll tadi.

Itulah aksi-aksi player ngetroll yang pernah saya jumpai selama bermain solo ranked. Entah apa yang bikin mereka melakukannya. Mungkin karena kurang kasih sayang dan sedang butuh perhatian. Bisa saja sih.

Tapi ngetroll dalam game Mobile Legends yang bikin player lain emosi jelas bukan cara yang bijak untuk mendapatkan perhatian. Kamu 'kan masih bisa menempuh cara lainnya, misal dengan joget di tiktok. (*/)

BACA JUGA: CARA AMPUH JAGO MAIN MOBILE LEGENDS PAKE HARLEY ALA SONIA

  • whatsapp
  • twitter
  • facebook
  • remix
Penulis

Shofyan Kurniawan

Shofyan Kurniawan. Arek Suroboyo. Penggemar filmnya Quentin Tarantino. Bisa dihubungi di IG: @shofyankurniawan