Pop

ANT-MAN KEMBALI MENGGILA: MARVEL MENYIA-NYIAKAN PHASE 4-NYA?

Ant-Man kembali menggila, kini ia akan berhadapan dengan varian Kang dari Loki di season satu, tapi memangnya masih ada yang ingin menonton MCU? Apa tidak trauma?

title

FROYONION.COMAnt-Man and the Wasp: Quantumania telah mengeluarkan trailer terbarunya. Film ini direncanakan akan rilis pada 15 Februari di Indonesia, Scott Lang yang diperankan oleh Paul Rudd ini akan menjajaki dunia kuantum dengan lebih detail, dan Marvel mengusahakan semua pertanyaan penonton di Phase sebelumnya akan terjawab. Ant-Man and the Wasp: Quantumania akan menjadi pembuka pada phase 5 Marvel yang akan berfokus pada formula multiversenya dengan lebih gila lagi.

Sudah jelas bahwa Villain utama dari film ini adalah “Kang” (Jonathan Majors) yang sebelumnya sudah ditunjukan eksistensinya pada series Loki (2021). Kang dalam komiknya adalah sosok yang selalu bermain dengan waktu dan menggunakan waktu sebagai senjata utamanya, dikutip dari Trailer terbarunya Kang berkata pada Scott “I am the man who can give you the one thing you want.

What’s That?” Scott Membalas

Time!

Sebuah dialog yang cukup intens jika dicermati. Dimana dalam dialog ini seakan berusaha menunjukan betapa hebatnya Kang dalam mengendalikan dan menguasai waktu.

Namun yang disayangkan adalah usaha Marvel dalam phase 4 untuk sampai ke titik ini terbilang buruk. Bagaimana tidak, phase 4 yang digadang-gadang akan memberikan angin segar setelah kejadian Avengers: Endgame, malah menjadi pengenalan terpisah pada karakter baru dan tidak terasa menyatu, ditambah banyak cerita yang terlalu hambar juga actor quality yang terasa disia-siakan.

BACA JUGA: 3 REKOMENDASI FILM BARAT YANG WAJIB DITONTON DI 2023

Mari kita mulai dari absurdnya Dr. Strange: Multiverse of Madness yang diperankan oleh benedict cumberbatch. Pertama adalah ketidaksesuaian judul. Apa yang akan di bayangkan ketika mendengar kata Multiverse of Madness? Tentu bagaimana perjalanan antara multiverse dan betapa mengerikannya hidup dalam berbagai bentuk ancaman yang bahkan tidak diketahui sama sekali asal usulnya. Dan yang didapatkan penonton adalah Wanda of Madness, cerita yang yang terlalu mirip sinetron Indonesia hanya saja dengan CGI yang lebih bagus. Entah apa yang dipikirkan Kevin Feige dalam mengatur MCU di phase 4. 

Walaupun semua orang tahu bahwa phase 4 hanya akan menjadi phase transisi pasca Endgame tetapi terasa terlalu kasar. Formula cerita dan komedi yang berlebihan salah satunya dalam film Thor; Love and Thunder. Penempatan komedi yang terlalu memaksakan bahkan di setiap situasi. Gorr yang diperankan oleh Christian Bale yang hanya dijadikan Villain numpang lewat. Bayangkan aktor sekelas Bale tidak diberikan treatment khusus dan pemberian porsi yang cukup terhadap karakternya agar menjadi ikonik.

Walau begitu mungkin bisa berikan sedikit kesempatan bagi MCU di phase 5 nya yang mungkin akan lebih berbobot dan memberikan tingkat kualitas cerita yang menarik meskipun masih terlalu pop. Sehingga  banyak yang mau kembali melirik MCU sebagai salah satu opsi tontonan mereka. (*/)

  • whatsapp
  • twitter
  • facebook
  • remix
Penulis

Khalid Asmadi

Seorang mahasiswa di jurusan Ilmu Komunikasi, katanya sih suka baca buku filsafat, cuma ga pinter pinter amat. Pengen jago ngegambar biar bisa bikin anime.