Music

‘POP SEBLAY’: WUJUD APRESIASI DANILLA BAGI PERSONEL BANDNYA

Pop Seblay merupakan cara Danilla berbagi kebahagiaan dan suka cita lainnya terhadap teman sekaligus rekan kerjanya.

title

FROYONION.COM - Sabtu, 16 September lalu Danilla memperkenalkan album ketiganya Pop Seblay yang sudah dirilis sejak tahun 2022 dalam Pentas Kemilau Pop Seblay di Taman Literasi Martha Tiahahu, Blok M, Jakarta Selatan. 

Album yang ia anggap seperti anaknya sendiri itu ingin ia perkenalkan pada masyarakat luas secara gratis dengan produksi dan penampilan secara maksimal.

Pertunjukan spesial dari Danilla untuk para penggemarnya dalam ajang selebrasi album Pop Seblay ini sekaligus sebagai penanda perjalanan kariernya dalam bermusik selama satu dekade. 

Danilla hadir bersama Lafa Pratomo, yang menjadi mitra bermusik Danilla sekaligus produser Pop Seblay.

TERHADANG PANDEMI

Penggarapan album dipenuhi lika-liku, karena pada saat itu pandemi Covid-19 melanda. 

Para musisi dilarang untuk tampil di panggung secara offline, tetapi dituntut untuk mencari nafkah dengan tetap berproduksi dan berkarya. 

Maka dari itu, Pop Seblay lahir dengan perjuangan dan problematika yang ada di dalamnya. 

“Kami baru bisa memperkenalkan ‘anak’ kami karena pada saat lahir sedang dilanda pandemi dan biaya yang belum mencukupi,” tutur Danilla blak-blakan.

Tercetusnya nama Pop Seblay terbilang unik. Danilla mengakui bahwa ia terinspirasi dari video parodi buatan Fluxcup yakni Monyet Seblay. Ia pun meminta Fluxcup untuk mengisi suara di lagu pembuka albumnya.

PERSEMBAHAN ISTIMEWA 

Hikmah lain pandemi Covid-19 ialah membuat Danilla lebih mengenal dan berdamai dengan dirinya sendiri. Ia juga merasa hubungan antarteman dan rekan kerjanya semakin dekat. 

Keresahan tersebut ia tuangkan dalam album terbarunya. Maka dari itu melalui album tersebut, Danilla ingin menyampaikan rasa terima kasih terhadap tim yang membantu baik di atas maupun di luar panggung dalam kesuksesannya bermusik hingga bisa berada di titik seperti sekarang.

“Jadi album ini spesial aku buat untuk anak-anak, dan ini tentang mereka, maka harus aku tutup dengan cara begini,” ujar penyanyi lagu “Peluh, Gairah & Kelana (80’s Version”.

Bukti lain yang terlihat, dalam kanal YouTube Danilla Riyadi video klip lagu-lagu dalam album Pop Seblay rekan-rekan personel band lainnya diajak untuk ikut tampil di depan layar. 

Sang penyanyi sendiri tampil dengan kostum unik dan warna-warni mempresentasikan tema album pop yang muda, serta energik. Hal itu yang menjadi pembeda dibandingkan dengan album-album terdahulunya. 

Dari segi personal album Pop Seblay jauh lebih matang dari sisi mental, musik yang lebih eksploratif, fisik yang prima, lebih totalitas, berwarna dan menyenangkan. Lalu tema besar tersebut tertuang ke dalam visual art yang dibuat oleh Yogi Kusuma.

Saat Pentas Kemilau Pop Seblay, Danilla membawakan lagu-lagu dari album Pop Seblay dengan aransemen berbeda, tak terkecuali lagu KIW yang berhasil menyabet penghargaan dalam ajang AMI Awards 2022 kategori Artis Solo Pria/Wanita Alternatif Terbaik. 

“Sepertinya kalau kami bawakan dengan aransemen yang sama terasa tidak spesial. Jadi kami mendandani ‘anak’ kami dengan membelikannya baju baru seperti dia mau ulang tahun,” pungkas perempuan kelahiran 1990 ini. (*/)

  • whatsapp
  • twitter
  • facebook
  • remix
Penulis

Aldila Cahya Alam

Membaca dan menulis seperti anak Punk