Movies

TAK SAMA, INI DAFTAR KARAKTER DARI ANIME DAN MANGA YANG TIDAK ADA DI ‘ONE PIECE LIVE ACTION’

One Piece Live Action berhasil mematahkan kutukan live action anime yang kebanyakan gagal dengan hasil yang memuaskan dan memecahkan berbagai rekor, namun ada beberapa perbedaan dengan versi anime dan manganya.

title

FROYONION.COMOne Piece Live Action garapan Netflix jadi live action anime yang berhasil mematahkan kutukan berbagai anime live action yang kebanyakan dianggap gagal, seperti Dragon BallDeath Note dan Attack on Titan. Live Action ini juga berhasil memecahkan berbagai rekor selama penayangan serialnya, mulai dari skor 83% dari Rotten Tomatoes hingga berhasil mengungguli Wednesday dan Stranger Things Season 4 di 83 negara dalam sepekan penayangannya.

Live Action ini sendiri bercerita tentang karakter Luffy seorang remaja yang bermimpi menjadi raja bajak laut yang sedang memulai perjalanannya dalam mengejar mimpinya tersebut sembari merekrut beberapa karakter lain sebagai krunya. Dalam perjalanannya Luffy dan kawan-kawannya mengalami berbagai rintangan mulai dari angkatan laut hingga bajak laut lain yang juga menginginkan hal yang sama.

Meski telah memecahkan berbagai rekor yang positif karena dianggap mampu mengadaptasi dengan baik anime dan manga One Piecelive action ini rupanya menghilangkan beberapa karakter yang ada di anime maupun manganya. Berikut Froyonion merangkum beberapa karakter yang tidak ditampilkan di live action namun ada di anime dan manga One Piece.

BACA JUGA: 5 ALASAN KENAPA ANIME BEGITU SULIT DIADAPTASI KE LIVE ACTION

Sumber:onepiece.fandom.com

KRU BAJAK LAUT USOPP

Dalam episode 3 dan 4 One Piece Live Action Luffy, Zoro, dan Nami sampai di Desa Syrup untuk mencari kapal yang layak untuk berlayar. Di sana, mereka bertemu dengan Usopp yang bekerja sebagai pembersih karang kapal di galangan kapal milik keluarga Kaya. Luffy kemudian berteman dengan Usopp yang mengundang mereka ke rumah Kaya dan menikmati makan malam bersama. Namun, semua berubah ketika Klahadore, kepala pelayan dari keluarga Kaya berencana mengambil alih kekayaan Kaya.

Dalam cerita di anime dan manganya, konflik yang dihadirkan tidak jauh berbeda dengan di live action-nya. Namun, ada beberapa karakter tambahan yang mengambil peran penting dalam alur ceritanya yakni Kru Bajak Laut Usopp yang bertugas melindungi Kaya dari Jango, karakter yang juga tidak dimunculkan dalam live action-nya. Kru Bajak Laut Usopp sendiri terdiri dari Ninjin, Tamanegi, dan Piiman. Ketiga karakter tersebut juga kerap ditampilkan di Cover Story dari manga One Piece sedang membahas bounty dari Usopp.

Sumber: onepiece.fandom.com

JANGO

Masih di alur cerita Desa Syrup, Klahadore yang aslinya merupakan kapten dari bajak laut Kuro dalam versi anime dan manganya memiliki anak buah kepercayaan bernama Jango, si ahli hipnotis. Jango sendiri merupakan salah satu karakter kepercayaan dari Klahadore bersama dengan Sham dan Buchi yang ditampilkan di live action.

Dalam versi anime dan manganya, setelah insiden di Desa Syrup, Jango menjadi seorang angkatan laut bersama dengan Fullbody, karakter yang dihajar sanji di Baratie. Mereka bekerja di bawah perintah Kapten Hina.

Sumber: Pinterest.com

CARNE

Dalam alur cerita Baratie, Luffy dan kawan-kawan bertemu Sanji, si ahli masak yang juga jago bertarung. Dalam alur cerita tersebut, kita juga diperlihatkan Patty koki lain yang menjadi teman Sanji di Baratie. Namun, dalam versi anime dan manganya, selain Patty ada juga koki lain bernama Carne yang ahli menggunakan pisau.

Dalam versi anime dan manganya, Baratie diserang oleh bajak laut Don Krieg yang terpaksa membuat para koki di Baratie berusaha mempertahankan restoran terapung tersebut. Dalam insiden tersebut, Carne diperlihatkan ikut bertarung menggunakan pisau besar dan melawan berbagai anak buah dari Don Krieg. Namun insiden ini dipangkas oleh Netflix dengan menampilkan Arlong sebagai ancaman yang lebih besar.

Sumber: onepiece.fandom.com

YOSAKU DAN JOHNY

Setelah mendapatkan kapal baru mereka, Going Merry, Luffy dan kawan-kawan seharusnya bertemu dengan duo Yosaku dan Johny yang merupakan pemburu hadiah dari yang pernah bermitra dengan Zoro. Yosaku dan Johny sendiri memberi bantuan yang cukup banyak di alur cerita Arlong Park, yakni ketika Zoro membutuhkan tambahan pedang dalam pertarungannya melawan anak buah Arlong, Hachi yang juga tidak ditampilkan di live action.

Sumber: onepiece.fandom.com

HACHI

Seperti yang disinggung sebelumnya, dalam alur cerita Arlong Park, ketika Luffy, Zoro, Usopp, dan Sanji menyerbu Arlong Park demi menyelamatkan Nami, seharusnya ada satu karakter manusia ikan anak buah Arlong, yakni Hachi, manusia ikan berjenis gurita yang bisa menggunakan 6 pedang. Namun dalam live action-nya karakter Hachi tersebut dihilangkan hanya tersisa Kurobi dan Choo yang dilawan oleh Sanji dan Usopp, sedangkan Zoro hanya melawan ‘kroco’ saja.

Sumber: onepiece.fandom.com

GAIMON

Dalam live action-nya, Buggy diperlihatkan bertemu Arlong dan dijadikan sandera di Arlong Park. Namun dalam anime dan manganya berbeda. Dalam kedua versi tersebut, Buggy yang terlempar oleh Luffy, terdampar di Pulau Hewan Langka dan bertamu dengan Gaimon, seorang pria yang terperangkap di peti harta karun.

Buggy dan Gaimon menjadi teman baik selama berada di pulau tersebut sebelum akhirnya Buggy meninggalkannya demi membalas dendamnya ke Luffy.

Sumber: onepiece.fandom.com

RICHIE

Karakter lainnya yang tidak ditampilkan pada versi One Piece Live Action adalah Richie, singa besar nan kocak yang menjadi kru bajak laut Buggy. Dalam episode 2 One Piece Live Action, kita diperlihatkan karakter Buggy yang mempertanyakan di mana singanya, hal ini mengacu pada Richie, singa miliki mereka.

Dalam Versi anime maupun manganya, Richie diperlihatkan sebagai karakter singa yang kuat yang mampu menghancurkan kurungan besi Zoro, dan mampu menghancurkan bangunan di Kota Orange.

Itulah beberapa karakter yang tidak ditayangkan dalam versi live action One Piece namun ada di versi anime maupun manganya. menurut kalian fans One Piece sejati, apakah keputusan Netflix menghilangkan berbagai karakter tersebut adalah keputusan yang tepat atau mengecewakan? tulis jawaban kalian di kolom komentar. (*/)

  • whatsapp
  • twitter
  • facebook
  • remix
Penulis

Ahmad Badaruddin

Buku, musik, dan film