Kolom Bang Roy

CARA CERDAS TAU HOBI DAN PASSION YANG BISA JADI SUMBER CUAN LO

Di kolom yang tayang tiap Senin ini, siapa aja bisa nanya dan bakal dijawab langsung oleh Bang Roy sendiri. Kamu bisa nanya segala macem tema pertanyaan yang berkaitan dengan kehidupan muda-mudi zaman sekarang. Untuk kirim pertanyaan kamu, bisa kirim DM langsung via Instagram @froyonion.

title

Pertanyaan: “Bang Roy, gue belom punya kerjaan tapi punya hobi yang gue tekuni, apakah ini bisa jadi cuan?” (@gracetarotari)

Jawaban: 

Pertanyaan yang bagus, Civs. Seringkali kita ngerjain sesuatu yang kita suka, melabelinya sebagai hobi, terus menjalaninya semaksimal mungkin dengan harapan kita mendapatkan cuan di masa depan dari hobi itu.

Tapi pertama-tama, apa sih definisi dari hobi?

Kalo kata KinurHead Editor Froyonion, “Hobi adalah aktivitas yang kita jalankan secara terus-menerus untuk mendapatkan kesenangan dan kepuasan.”

Nyatanya, nggak semua hobi itu ideal buat lo tekuni, apalagi jadi side-job yang bisa menghasilkan cuan. Kalo soal puas dan senang daong sih, sebuah hobi pasti bisa menghasilkan 2 output itu, Civs.

Terus, gimana caranya lo tahu bahwa hobi yang lo jalani itu ideal?

Nah, untuk menjawab itu, dalam weekly meeting Froyonion minggu ini, Kinur membagikan rumus mutakhir buat mencari tahu apakah hobi lo ideal dan berpotensi menghasilkan cuan atau nggak. Karena lebih baik hobi dan passion lo bisa membawa keuntungan, ketimbang cuma bikin dompet ‘boncos’ doang.

Lo and behold, M.K Passion Calculator V1!!!

Rumus dalam menilai passion kita ideal atau nggak (abaikan rumus MTKnya, Civs). (Sumber: Kinur)
Rumus dalam menilai passion kita ideal atau nggak (abaikan rumus MTKnya, Civs). (Sumber: Kinur)

Sebuah rumus yang mencampurkan 5 elemen utama dalam sebuah hobi/passion, kemudian dicari nilai tengahnya. Output-nya, lo bisa tahu apakah hobi lo terdefinisikan sebagai chaotic evil (paling nggak ideal), ataupun lawful good (paling ideal).

Dalam M.K Passion Calculator V1, lima elemen utama sebuah hobi/ passion adalah pleasure (kenikmatan/kesenangan), time (ketersediaan waktu), spending (pengeluaran), development (pengembangan diri), commodities (nilai jual) yang masing-masing bisa dinilai dengan nominal 1 sampai 5 (merah ke hijau).

Lima elemen dalam kalkulator passion dari Kinur. (Sumber: Kinur)

Cara menghitungnya juga mudah, Civs. Dari masing-masing elemen ini, lo bisa langsung tentukan aja nilainya. Misalnya, di bagian pleasure, lo merasa hobi lo cukup membuat lo bahagia, lo bisa menilainya dengan angka 5 atau (happy).

Lalu, untuk time, lo bisa menilai apakah lo memiliki waktu senggang yang cukup untuk melakukan hobi atau nggak. Kalo spending, artinya uang yang harus lo keluarkan untuk melakukan hobi itu.

Development artinya apakah hobi lo turut mendukung pengembangan diri lo juga atau sekadar untuk have fun aja. Terakhir, yaitu commodities, yang artinya apakah hobi lo bisa menghasilkan uang atau nggak.

Nah, nilai dari kelima elemen itu lo jumlahkan, kemudian hasilnya dibagi 5. Hasil akhirnya bisa menunjukkan apakah hobi lo cukup ideal atau nggak. Indikatornya bisa lo lihat lewat gambar di bawah ini:

Lima elemen dalam kalkulator passion dari Kinur. (Sumber: Kinur)
Nilai sebuah hobi/passion dari yang paling nggak ideal sampai ke paling ideal menurut Kinur. (Sumber: Kinur)Nilai sebuah hobi/passion dari yang paling nggak ideal sampai ke paling ideal menurut Kinur. (Sumber: Kinur)

Nah, kalo lo udah dapet nilainya, lo bisa mempertimbangkan ulang tentang hobi yang lo lakukan itu. Kalo tujuan hobi pengen dapet uang tambahan, lebih baik lo cari-cari kegiatan lain yang juga menyenangkan tapi bisa dijual ke orang yang membutuhkan.

Nggak semua hal yang menyenangkan bisa menghasilkan uang juga.

Kalo kata Kinur, perhitungan ini cuma jadi sarana untuk lo menemukan hobi yang tepat dan asyik dilakukan, Civs. Kalo lo memang suka untuk melakukannya, ya gas terus aja, terlepas dari hobi itu bisa jadi side-job atau nggak. Tetap semangat, Civs! (*/) 

BACA JUGA: MULAI DARI HOBI MENGGAMBAR SAAT PANDEMI, LO BISA MEMILIH PROFESI MENJADI ILUSTRATOR

  • whatsapp
  • twitter
  • facebook
  • remix
Penulis

Bang Roy

Bang Roy