Food

KAYA NILAI SEJARAH, BELUM KE CIREBON JIKA BELUM COBA 3 KULINERNYA INI

Cirebon punya beragama kuliner, namun 3 kuliner autentik ini patut dicoba karena penuh cerita panjang di baliknya.

title

FROYONION.COM - Cirebon menjadi salah satu wilayah yang berdiri di lokasi strategis. Berada di pesisir pantai, Cirebon telah menjadi tempat pertukaran budaya, lewat para pedagang yang datang yang kehadirannya dapat ditelusuri pada masa penyebaran Islam di Nusantara. Dalam perjalanannya kota Cirebon tumbuh menjadi kota yang beragam salah satunya dalam aspek kuliner. 

Kuliner Cirebon juga memiliki nilai sejarah yang kaya. Beberapa kulinernya bisa ditarik sejak era kedatangan Sunan Gunung Jati ke Cirebon untuk menyebarkan agama Islam. Maka tak heran rumah makan yang menjajakan kuliner khas Cirebon sudah berdiri lama dan telah berpindah tangan dari generasi ke generasi. 

Indonesia Kaya sebuah portal informasi yang memfokuskan pada keberagaman budaya di Indonesia melalui kanal youtube-nya membagikan 3 kuliner autentik Cirebon yang selain memiliki rasa yang lezat, juga memiliki cerita menarik dibaliknya. 

1. Empal Gentong 

Kuliner satu ini, memiliki ciri khas daging sapi yang telah dimarinasi, kemudian dinikmati bersama kuah santan berwarna kekuningan.

Dahulu, empal gentong tak menggunakan daging sapi, namun berbahan dasar daging kerbau. Perlahan seiring berjalannya waktu akhirnya bahan dasar diganti. Kunci dari kenikmatan empal gentong adalah dari daging sapinya itu sendiri. Daging sapi harus diolah dalam keadaan fresh karena mempengaruhi dari segi rasa. 

Salah satu rumah makan di Cirebon yang menyediakan Empal Gentong ini adalah Empal Gentong Ibu Darma. Rumah ini diteruskan secara telah turun temurun dari sang pemilik ibu Darma yang sekarang dilanjutkan sudah sampai ke generasi ketiga oleh ibu Eneng.

Di Cirebon banyak ditemui rumah makan dengan nama serupa, namun yang membedakan rumah makan Empal Gentong Ibu Darma dari yang lain adalah dari cara memasak. “Kita masih menggunakan cara masak tradisional dengan tungku dan kayu bakar, sehingga rasa dirasa berbeda dengan yang dimasak dengan gas elpiji,” ungkap ibu Eneng. Selain itu, Empal Gentong Ibu Darma masih menggunakan resep dari ibu Darma tanpa diubah sedikitpun.

“Khasnya Cirebon, ya, empal gentong nya. Jadi belum lengkap saja kalo ke Cirebon, belum mencoba empal gentongnya,” pungkas ibu Eneng.

2. Nasi Jamblang 

Kuliner berikutnya adalah Nasi Jamblang. Kuliner satu ini bisa ditemukan di berbagai sudut di Kota Cirebon. Namun, salah satu yang paling ikonik ialah Nasi Jamblang Tulen. Usaha kuliner saat ini sudah sampai ke generasi kelima oleh ibu Redi Budiati.

Cikal bakal Nasi Jamblang Tulen ini berawal dari sebuah pabrik spiritus di Palimanan dan pabrik gula di Gempol, kemudian sang pemilik Mbah Pulung bersedekah kepada buruh pabrik tersebut. Akhirnya banyak yang suka dengan nasi jamblang tersebut. 

Yang unik dari nasi jamblang adalah penyajian nasinya. Setelah nasi selesai dibuat, kemudian dibungkus dengan daun jati agar memiliki aroma yang sedap, dan tak cepat basi.

Nasi Jamblang Tulen ditemani berbagai lauk autentik seperti daging bumbu laos, sayur tahu, balakutak, sate kentang, tahu, perkedel, dan paru. 

3.  Docang

Docang merupakah kuliner khas Cirebon. Pak Yedi generasi kedua dari yang melanjutkan usaha Docang Ibu Kapsah menceritakan soal kuliner Docang ini. Docang jika ditarik kebelakang punya sejarah yang panjang. 

Ada dua versi bagaimana Docang ini bisa lahir dan dikenal. Pertama versi keraton yang mengadakan selamatan, kemudian dari bahan-bahan sisa makanan yang diolah kemudian dibagikan ke warga. 

Sementara versi kedua adalah versi Sunan Gunung Jati, sebagai makanan yang difermentasi untuk meracuni pengikut Sunan Gunung Jati, tapi ternyata saat disajikan malah banyak yang suka.

Bahan dasar seperti oncom ditumbuk, lalu difermentasi yang kemudian dapat dinikmati dengan potongan lontong yang diolah hingga sampai 6 jam lamanya. Docang jadi favorit kuliner warga Cirebon, terlihat dari Docang Ibu Kapsah yang sebelum jam buka sudah banyak orang yang antri.

Kuliner Cirebon ini merupakan bagian dari rangkaian video dokumenter kuliner dari Indonesia Kaya yang memperlihatkan keunikan dan keberagaman hidangan di Indonesia. Beberapa kuliner lain yang telah Indonesia Kaya tayangkan antara lain kuliner Makassar, Yogyakarta, dan Kudus yang telah ditonton lebih dari 2 juta kali. Ikuti episodenya di youtube Indonesia Kaya.

  • whatsapp
  • twitter
  • facebook
  • remix
Penulis

Pasthiko Pramudhito

Sedang belajar jadi Content Writer. Penggemar sepakbola dan pop culture.