Fashion

PAKAI ‘OUTFIT’ YANG SAMA SETIAP HARI, EMANG SALAH?

Pakai outfit yang sama setiap hari kadang bisa dicap sebelah mata, padahal di luar sana hal ini malah dijadikan trend fashion dan sudah diikuti oleh orang-orang penting di dunia, seperti Mark Zuckerberg hingga Steve Jobs.

title

FROYONION.COM - Silih berganti, trend fashion memang jadi industri yang dari dulu tidak pernah ada habisnya. Contohnya ada street styleedgycasual, hingga citayem, semuanya pernah mampir di timeline TikTok kalian kan?

Tapi di antara banyaknya macam-macam style fashion, ada satu style yang mungkin kurang banyak diminati, yaitu pakai outfit yang sama setiap hari. 

Selain dipakai sama orang-orang anti ribet, trend ini juga masuk ke konsep minimalist fashion yang dipakai sama orang-orang penganut paham minimalism.

Udah sering denger kan tentang minimalism?

Singkatnya nih ya, minimalism itu sebuah konsep tentang gaya hidup sederhana yang meng-highlight kesederhanaan, memfokuskan diri pada hal yang dianggap penting, dan mengeliminasi hal-hal yang dirasa tidak perlu, contohnya dengan menghindari perilaku berlebihan dalam membeli bermacam pakaian.

BACA JUGA: SEASONAL COLOR ANALYSIS YANG BIKIN OUTFIT EFFORTLESSLY KECE!

Kalau kalian mau mengikuti trend ini kalian juga harus siap segenap jiwa raga. Pasalnya mungkin bakalan ada 1 – 2 orang teman yang merasa risih atau sampai nge-judge dengan opini yang macem-macem.

“Nggak asik ah kurang ekspresif.”

“Nggak punya baju lagi ya? Monoton banget hidupnya.”

Betul, pemilihan outift memang bisa nge-boost rasa percaya diri, tapi itu bukan berarti kita bisa asal beropini tentang kepribadian oranglain dari apa yang dia pakai. 

Selain selintingan yang kurang enak didengar, pakai outfit yang sama juga kerap diasumsikan jorok karena tidak mengganti baju berhari-hari. Apa iya? Jawabannya, belum tentu.

Yang pertama, biasanya akan ada momen ketika baju hanya dipakai sebentar, jadi masih bisa dipakai lagi karena masih cukup bersih. Atau, ada teknologi bernama mesin cuci yang sudah dilengkapi dengan fitur pengering, sehingga baju bisa cepat kering untuk dipakai kembali. Jadi tidak selalu jorok kan?

Nah di luar sana, trend pakai outfit yang sama malah sudah lebih dulu dipakai oleh orang-orang sukses, seperti Mark Zuckerberg, Barack Obama, hingga Steve Jobs.

CEO Facebook, Mark Zuckerberg, pernah menjelaskan tentang kebiasannya ini. Menurutnya, pakai outfit yang sama bisa mempersingkat proses pengambilan keputusan terhadap hal yang kurang penting agar dia bisa lebih fokus untuk bekerja, berkarya, dan berkontribusi melayani komunitasnya.

Cerita Mark Zuckerberg tadi bisa membuktikan bahwa memakai outfit yang sama setiap hari tidak menjadi penghambat produktivitasmu.

SISI POSITIF PAKAI OUTFIT YANG SAMA SETIAP HARI 

Apakah sebenarnya kalian juga sudah mengincar trend ini namun masih ragu-ragu melakukannya? 

Coba sama-sama kita bahas sisi positif pakai outfit yang sama setiap hari di bawah ini.

1. TIDAK PERLU MENGAMBIL BANYAK KEPUTUSAN

Sejak bangun di pagi hari hingga menjelang tidur, otak kita dihadapkan dengan berbagai pilihan yang harus diambil. Misalnya, mau snooze alarm atau langsung bangun, mau sarapan berat atau yang ringan, termasuk juga mau pakai baju apa hari ini. Itu baru sebagian kecil.

Ketika kita dihadapkan dengan begitu banyak pilihan dan keputusan yang harus diambil, biasanya kondisi itu akan memicu perasaan cemas dan stress. Parahnya lagi bisa membuat kita kewalahan dan tidak mampu untuk mengambil keputusan lain.

Bayangkan aja, waktu memilih baju, kita bukan hanya mencocokkan atasan dan bawahan, tapi juga mencocokkan warna, motif, dan kenyamanan. Banyak banget kan keputusan yang harus diambil?

Dengan memakai outfit yang sama setiap hari, satu masalah tidak lagi antre dalam daftar keputusan yang harus diambil. Jadi, kita bisa memakai jatah pengambilan keputusan untuk hal-hal yang lebih penting. 

2. MEMPERSINGKAT WAKTU DAN MENGURANGI STRESS

Semakin sedikit keputusan yang kita ambil tentunya berpengaruh ke energi dan waktu yang kita habiskan. Sebanyak 30 – 45 menit yang biasanya dipakai memilih baju, bisa dialokasikan untuk berolahraga, misalnya untuk workout atau lari pagi sebelum berangkat kerja. Jadi lebih produktif kan?

Seorang perempuan yang sekarang bekerja untuk Sony Music Entertainment, Matilda Kahl, pernah bercerita tentang pengalamannya memakai outfit yang sama setiap hari. 

Biasanya dia akan merasa stress karena telah membuang waktu yang cukup lama untuk memilih baju, tapi tak kunjung menemukan baju yang cocok. Akhirnya, dia pun mengikuti trend ini untuk mengurangi stressnya demi kualitas hidup yang lebih baik.

3. IKUT SERTA DALAM SLOW DAN SUSTAINABLE FASHION

Setelah menemukan style yang cocok dan mulai pakai outfit yang sama untuk jangka panjang, secara tidak sadar kalian sudah menjadi bagian untuk menyelamatkan lingkungan. Kok bisa? Karena dengan pakai outfit yang sama setiap hari, kalian ikut menekan limbah fashion industri dengan mengurangi kebiasaan membeli baju.

Di tengah kesibukkan kita mengikuti trend yang terus berganti (disebut juga fast fashion), ternyata kebiasaan ini yang membuat limbah industri fashion terus bertambah. 

Di tahun 2022 (dilaporkan oleh Our reworked world), dari 33 juta ton material tekstil yang diproses di Indonesia, sebesar 1 jutanya menjadi penyumbang limbah tekstil. Limbah-limbah inilah yang sekarang sudah berdampak pada lingkungan dan mulai mengancam ekosistem di sana, terutama sungai. 

Jadi, dengan mendukung dan menerapkan slow atau sustainable fashion, kalian juga sudah sama dengan menyelamatkan lingkungan. Tidak hanya bermafaat untuk diri kita sendiri, tapi juga untuk dunia. Hebat kan?

Gimana, udah tertarik buat ikut gerakan pakai outfit yang sama setiap hari? (*/)

BACA JUGA: TETAP STYLISH DENGAN SUSTAINABLE FASHION, EMANG BISA?

  • whatsapp
  • twitter
  • facebook
  • remix
Penulis

E. Nur Badriah

Seorang taurus dan babu dari seekor kucing persia