Civs

URBANIZED FESTIVAL: AWAL BARU FESTIVAL MUSIK SURABAYA DI AKHIR TAHUN 2022

Satu festival musik baru untuk warga Surabaya yang patut dinanti lagi kehadirannya. Menawarkan lineup yang beragam, mulai dari musisi rock hingga alternatif,  Urbanized Festival cocok buat lo masukin ke list festival musik yang harus lo datengin!

title

FROYONION.COM - Suka musik rock? Kangen acara musik yang dipenuhi musisi alternatif? Pengen moshing-an tapi udah jarang nemu acara musik rock atau hardcore? Urbanized Festival kabulkan semua permintaan lo dalam satu malam!

Meski festival dan konser musik sudah dapat dilakukan secara luring seperti sedia kala, beberapa festival dan konser terpaksa membatalkan acaranya karena beberapa hal. Namun, dibatalkannya beragam acara musik dari berbagai daerah termasuk Surabaya tidak serta merta membuat Jeremy dan kawan-kawan kehilangan nyali! 

Skandal Band sebagai salah satu penampil di Urbanized Festival.
Skandal Band sebagai salah satu penampil di Urbanized Festival.

Lewat Urbanized Festival, mereka membuktikan seberapa besar nyali arek-arek Suroboyo untuk mengembalikan pengalaman crowd surf dan moshing yang lama tak menghiasi acara musik Surabaya.

Urbanized Festival lahir atas inisiasi Kultur Ekstensif dan Urban Hustler untuk membawa satu konsep baru di tengah hingar bingar kembalinya beragam konser dan festival musik di Surabaya. 

Dalam festival ini, penonton dimanjakan dengan hadirnya 13 musisi yang terdiri dari musisi-musisi lokal Surabaya yang berada dalam satu naungan manajemen Urban Hustler dan musisi kondang Indonesia lainnya. 

BACA JUGA: BERKACA DARI KASUS FESTIVAL MUSIK, YUK JAGA IKLIM INDUSTRI!

“Konsep awalnya venue-nya itu outdoor, tapi karena ada aturan untuk beberapa bulan ke belakang ini venue acara musik harus indoor, akhirnya kita memutuskan untuk memakai hall ini.”, ujar Jeremy, selaku Person in Charge di divisi acara Urbanized Festival.

Diselenggarakan pada tanggal 3 Desember 2022 di Multifunction Hall Ciputra World Surabaya, festival musik satu ini berhasil kembali membawa suasana pesta rock dan musik alternatif kembali bergema di Surabaya. Meski dilaksanakan di dalam hall sebuah mall, keseruan dan antusiasme dari penggemar musik rock dan alternatif tidak padam. Venue tetap dipenuhi oleh teman-teman yang merindukan keseruan sing a long dan menonton musisi favoritnya.

Acara berlangsung dengan meriah dan melengkungkan senyum di bibir setiap penonton yang berada di dalam venue. Ketika Timeless, Rumah Sakit, dan Morfem berada di atas panggung, kerumunan menjadi semakin padat dan rapat. 

Seluruh penonton lepas dan lega mengekspresikan kebahagiaannya dengan crowd surfing dan moshing di tengah kerumunan. Tentunya hal ini tetap berjalan aman dan tertib karena tetap diawasi oleh security dan hadirnya kesadaran dari setiap individu untuk tetap berhati-hati dan menjaga teman-teman perempuan yang juga berada dalam kerumunan.

Terlepas dari keseruan dan keberhasilan Urbanized Festival tahun ini, ada beberapa hal penting yang bisa dijadikan pelajaran bagi beberapa pihak dan kelompok, agar ke depan seluruh promotor dan penyelenggara acara dapat menyelenggarakan festival dengan tenang dan penonton jadi senang!

1. DIPERCEPAT, AGAR SELAMAT

Senyuman dan keriuhan penonton Urbanized Festival di detik-detik puncak acara, tak berlangsung lama. Lengkungan senyum itu lenyap digantikan oleh kerutan di kening dan luapan kekecewaan para penonton. 

Hal itu terjadi karena kru dari Urbanized Festival memangkas durasi tampil dari line-up puncak, yakni Rumah Sakit hingga Lomba Sihir. 

Pemotongan durasi tampil bukan tidak beralasan, tetapi dalam rangka mematuhi arahan dan aturan baru yang berlaku di hari itu.

“Karena ada kabar bahwa hari ini (3 Desember 2022) akan ada beberapa kejadian di jalanan, maka seluruh acara di Surabaya hari ini diminta untuk berhenti jam sembilan malam. Tapi, kami sudah berusaha untuk bernegosiasi, sehingga acara hari ini bisa selesai 30 menit lebih lama dari batasan jam yang diminta (pukul 21.00),” ucap Jeremy.

2. PENONTON YANG BIJAK!

Meski kekecewaan tetap melintas di hati para penonton, hats off buat semuanya yang tetap tertib dan tidak bertindak anarkis! Meski sempat meluapkan kekecewaan kepada kru di lapangan ketika penampil yang mereka tunggu hanya bisa membawakan 3-4 lagu, seluruh penonton tidak larut dalam amarah dan dapat menerimanya dengan cukup baik.

3. URBANIZED FESTIVAL BUAT GUE

Menurut gue, Urbanized Festival adalah satu festival baru yang berpotensi jadi festival untuk diadakan annually. Udah lama gue nggak ngerasain festival dengan lineup kaya gini. Malah, lewat festival ini gue jadi punya banyak insight baru tentang music rock dan menemukan beberapa band baru yang cocok dengan jenis lagu kesukaan gue.

Selain itu, menurut gue kru dari Urbanized Festival sangat profesional. Meski ada beberapa kabar burung mengenai kondisi Surabaya yang sedang panas, mereka nggak serta merta membatalkan acara. Pun, mereka berani memangkas durasi dari para penampil yang membuat seluruh penonton, penampil, dan kru memiliki kesempatan pulang dengan selamat lebih besar, dibandingkan jika menggunakan rundown awal.

Malam itu, semua sudah memberikan usaha terbaiknya. Mulai dari kru hingga penampil, semuanya sudah memberikan usaha maksimal agar seluruh penonton dapat terhibur.

Akhir kata, gue berani buat ngerekomendasiin lo buat hadir di Urbanized Festival selanjutnya (tunggu ya, katanya ada kemungkinan bakal diadain lagi!). (*/)

  • whatsapp
  • twitter
  • facebook
  • remix
Penulis

Arvy

Musisi kamar mandi, suka Reality Club dan 1975