Tips

DEKAT DENGAN CALON IPAR, PERLU NGGAK?

Dekat dengan calon mertua? Tentu perlu. Tapi dengan calon ipar pun juga harus punya hubungan yang baik kalau ingin dapat restu ke jenjang pernikahan. Simak tips PDKT dengan calon ipar di bawah ini.

title

FROYONION.COM - Setiap kita menjalin hubungan dengan lawan jenis, apalagi kalau ingin sampai ke jenjang yang lebih serius, pasti pasanganmu akan bilang: “Sini aku kenalin sama orang tuaku.”

Menikah memang bukan hanya dengan pasangan, tapi juga keluarga pasangan. Namun, jangan lupa, keluarga pasangan nggak hanya orangtua, tapi juga saudara. Berhasil mengambil hati calon mertua bukan berarti otomatis meluluhkan hati calon ipar juga. 

Kalau ditanya apakah sepenting itu punya hubungan baik dengan calon ipar? Tentu penting. Ingat, nanti kalau menikah saudara pasangan juga bakal jadi saudaramu juga. Coba bayangkan kalau hubungan kalian canggung, apalagi pas acara keluarga. Duh, nggak nyaman pokoknya.

Cara pertama yang bisa kamu lakukan adalah perlakukan dia layaknya saudara kandung. Bukan diajak bertengkar, tapi disayang. Tiap main ke rumah pasangan, biasanya orang-orang selalu fokus kasih makanan/hadiah buat calon mertua, tapi kalau pasanganmu punya saudara, sebisa mungkin dikasih juga agar dia merasa diperhatikan dan dipedulikan. 

Kalau calon ipar punya peliharaan, coba ajak main. Hal ini berlaku juga kalau dia sudah punya anak. Hal ini akan menjadi nilai positif dan bikin saudara pasangan menerima kehadiranmu.

Sesekali kamu boleh kasih sedikit pujian. Tapi jangan keseringan, nanti keliatan banget capernya. Misal dia cerita tentang kerjaannya, boleh kamu jawab: “Wah keren, aku dulu pengen juga jadi dokter tapi nggak kesampean.” Atau apa kek. 

BACA JUGA: 3 HOBI COWOK YANG BAKAL DISUKAI OLEH CALON MERTUA

Calon ipar
Ilustrasi calon ipar. (Sumber: Richard Jaimes)

Selanjutnya, cari tau apa yang dia suka biar obrolan kalian nyambung. Nah, kalau udah tau kesamaan hobi kalian, kamu bisa diajak ngelakuin hobi itu bareng-bareng Biasanya kalau cowok sama cowok, ajak main game bareng. Kalau cewek sama cewek, bisa diajak hangout, shopping, atau nongkrong bareng. Kalau cewek sama cowok, ajakkin aja double-date. Jangan malah jalan berdua ya, nanti bikin salah paham.

Jika kalian sudah benar-benar dekat, kamu bisa minta beberapa saran terkait pasangan kamu ke calon ipar. Misal kalau ulang tahun enaknya dirayakan di mana dan bagaimana, atau ajak dia ‘kongkalikong’ kalau mau surprise. Hal ini nggak hanya bisa mempererat dan menjaga hubunganmu sama calon ipar aja, tapi juga pacar.

Nah udah nih. Ceritanya kalian sudah dekat kayak teman. Tapi jangan lupa tetap harus kasih batasan ya. Bagaimanapun juga dia adalah keluarga pasanganmu, dan soon-to-be keluargamu kalau jadi menikah. Biasanya kalau udah cerita sama teman, semua kata kebun binatang bisa aja keluar. Saat membicarakan seseorang, mau dari pagi sampai malam juga tak bakal berasa. Jangan sampai kamu melakukan ini saat sedang bersama calon ipar, apalagi sampai nggak sengaja membicarakan hal yang buruk tentang keluarganya. 

Di samping itu, jangan sampai juga kamu mencampuri urusan pribadinya. Misal tiba-tiba kamu bilang kalau pacarnya calon ipar kok kurang ini, kurang itu, apalagi dia nggak pernah minta saran dari kamu. 

Kesimpulannya, mendekati calon ipar itu perlu, tapi susah-susah gampang. Apalagi kalau dia tipe yang julid dan judes (biasanya cewek ke cewek). Tapi hati sedingin apapun tetap bisa luluh kalau kita kasih kehangatan terus menerus. Nggak ada yang mustahil. Kalau baiknya kamu itu tulus, pasti kelihatan kok. (*/)

  • whatsapp
  • twitter
  • facebook
  • remix
Penulis

Natasya Asalia

Seorang perempuan biasa aja yang suka nulis, baca buku, dan makan.