Stories

TINGGALKAN ZONA NYAMAN, 6 ANAK MUDA INDONESIA INI BERANI TERJUN KE POLITIK

Sejumlah anak muda yang sudah mapan di jalur karier mereka justru berani keluar dari zona nyaman mereka untuk menjadi politikus muda. Mau tahu siapa aja?

title

FROYONION.COM - Politik biasanya mengacu kepada bagaimana cara sebuah negara diatur dan cara pemerintah dan menetapkan aturan atau kebijakan. 

Istilah ini diperkenalkan sejak zaman Yunani. Adapun konsepnya sendiri dicetuskan oleh filsuf bernama Plato dan tentu aja yang pasti kalian kenal, Aristoteles. 

Dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), politik bisa diartikan sebagai pengetahuan tentang tata negara atau kenegaraan, bisa mengenai sistem pemerintahan atau dasar pemerintahan. 

Definisi ini diperkuat ama seorang ahli bernama Miriam Budiarjo. Beliau mengemukakan bahwa definisi dari politik itu sendiri adalah berbagai macam kegiatan dalam suatu sistem politik (negara) yang di dalamnya terdapat proses untuk menentukan tujuan-tujuan dari sistem itu dan melaksanakan tujuan yang sudah ditentukan tadi. 

Orang yang terlibat dalam politik disebut politikus, merupakan serapan dari Bahasa Belanda, politicus

Seorang politikus artinya orang itu harus menjadi jembatan suara masyarakat karena tugas politikus adalah menjalankan kebijakan berdasarkan aspirasi dan pemikiran masyarakat. 

Jika aspirasi masyarakat tidak didengar, maka jangan harap negara menjadi aman, damai, dan sejahtera.

Masyarakat memiliki persepsi kalo seorang politikus hanyalah orang dewasa dan berumur saja. 

Siapa bilang? Justru ada para politikus muda Indonesia yang sukses. Berikut adalah beberapa di antaranya.

JOICE TRIATMAN

Bernama lengkap Fransisca Joice Triatman, lahir di Semarang, 2 April 1980. Ia dulunya seorang model, pembawa acara televisi, dan penyiar berita. 

Sepanjang kariernya sebagai model, Joice menjadi finalis pada pemilihan Wajah Femina pada 2003. 

Kemudian, beliau juga menjadi perwakilan dari Jawa Tengah dalam kontes Miss Indonesia dan mendapat posisi runner-up pertama pada tahun 2005. 

Prestasi itu sekaligus menjadi prestasi terbaik yang pernah didapatkan untuk Provinsi Jawa Tengah. 

Jangan remehkan pendidikannya, lho! Di samping berkarier sebagai model, Joice berhasil menyelesaikan program Pascasarjana (S2) di University Sydney Australia jurusan Matematika lewat jalur beasiswa dengan sponsor Universitas Parahyangan dan Institut Teknologi Bandung. 

Karier politiknya dimulai tatkala Joice bergabung dengan organisasi Nasional Demokrat (Nasdem), yang saat itu eranya Surya Paloh. 

Saat itu, Joice menjadi seorang humas sampai tahun 2012. Kemudian, pada tahun 2013, saat Nasdem berubah menjadi partai politik, jabatannya naik menjadi Wakil Bendahara bidang Pengelolaan Aset. 

Di tahun 2014, beliau maju menjadi calon legislatif DPR RI perwakilan dari Partai Nasdem. 

Bahkan sampai sekarang, Joice masih setia dengan partai Nasdem. Nggak hanya cantik, tapi juga berbakat!

EMIL DARDAK

Nama lengkapnya Emil Elestiano Dardak, lahir di Jakarta, 20 Mei 1984. 

Karier pendidikannya bisa dibilang berkilau. Dia mendapat gelar diploma dari Melbourne Institute of Business and Technology, kemudian gelar sarjana didapatkan di Universitas New South Wales, Australia. 

Nggak cukup berhenti sampai di situ. Emil bahkan berhasil menyelesaikan program doktoralnya di Ritsumeikan Asia Pacific University di Jepang. 

Setelah lulus, Emil banyak ditawari pekerjaan dari berbagai perusahaan besar, baik dalam maupun luar negeri. 

Terakhir kalinya beliau bekerja di PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia sebagai seorang Chief Business Development and Communication-Executive Vice President, sebelum akhirnya Emil memutuskan berkarier menjadi seorang penyanyi. 

Pada tahun 2009, beliau berhasil menerbitkan album perdananya berjudul Self Title.

Enam tahun setelahnya, yaitu tanggal 27 Juli 2015, Emil bareng Mochammad Nur Arifin ngajuin diri sebagai pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek. 

Saat itu, pasangan Emil-Arifin berhasil memenangkan pemilihan dan resmi menjadi pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Trenggalek. 

Tiga tahun kemudian, yakni tahun 2018, Emil mengikuti pemilihan umum Gubernur Jawa Timur 2018 bersama dengan Khofifah Indar Parawansa, yaitu seorang menteri sosial RI periode 2014-2018. 

Pasangan ini mendapatkan dukungan dari Partai Demokrat, Golkar, PPP, Partai NasDem, PAN, dan Hanura. 

Hebatnya lagi, Khofifah-Emil berhasil memenangkan pemilihan dengan memperoleh 10.465.218 suara, bahkan jumlah itu mengalahkan lawannya yang merupakan keturunan presiden Indonesia Sukarno yaitu Saifullah Yusuf ama Puti Guntur Soekarno. Keren!

RIAN ERNEST

Dulunya Rian adalah seorang konsultan di bidang hukum. Bernama lengkap Rian Ernest Tanudjaja, lahir di Berlin Barat, 24 Oktober 1987, pendidikannya bisa dibilang sangatlah cemerlang. Dia kuliah di Universitas Indonesia (UI) jurusan Hukum Bisnis. 

Sebelum terjun ke dunia politik, Rian berprofesi sebagai Junior Associate di Melli Darsa & Co dari tahun 2009-2013, kemudian pindah di firma Hadiputranto, Hadinoto & Partners sebagai Associate dari tahun 2013-2015. 

Namanya semakin meroket ketika dia menjadi staf ahli hukum Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). 

Dia sempat viral gegara melaporkan mantan Ketua DPR RI Fadli Zon di Twitter yang dianggap bisa mengganggu stabilitas politik Indonesia. 

Beberapa tahun kemudian, Rian mengundurkan diri pada bulan Desember 2021 dari posisinya sebagai staf ahli hukum, dan masuk ke dalam DPP PSI (Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia). 

Dia mengundurkan diri dari PSI pada bulan Desember 2022 dan pindah ke Partai Golkar DKI Jakarta sebagai Ketua Biro Pemuda sampai sekarang ini.

GIBRAN RAKABUMING

Siapa coba yang nggak kenal politikus muda yang juga anak sulung presiden Indonesia, Joko Widodo? 

Bernama lengkap Gibran Rakabuming Raka, ia lahir di Surakarta, 1 Oktober 1987. 

Banyak yang nggak tahu sebelum Gibran jadi Walikota Surakarta pada tanggal 26 Februari 2021, ia merupakan seorang pengusaha kuliner tepatnya kuliner martabak dengan nama Markobar. 

Gibran juga membuka usaha kuliner yang dia beri nama Chilli Pari. 

Karena keturunannya presiden, jadi sudah bisa dipastikan karier politiknya sangat cemerlang dan bersinar. 

Bahkan, Gibran menjadi urutan pertama dari 20 politikus muda Indonesia Terpopuler dan Tervokal 2022 dalam survei versi Indonesia Indicator (I2). 

Posisi Gibran sebagai politikus muda Indonesia pertama bisa saja disebabkan karena dia aktif dalam menanggapi apapun yang terjadi di Indonesia, baik itu melalui media sosial atau terjun langsung ke lapangan. 

AL GHAZALI DAN EL RUMI

Kenapa satu paket? Karena mereka adalah anaknya Ahmad Dhani, seorang penyanyi sekaligus politikus yang sangat terkenal. 

Selain itu juga, penyebab kenapa penulis menggabungkan mereka berdua jadi satu bahasan karena partisipasi politik mereka sama-sama dimulai tatkala mereka bergabung ke Gerindra, yaitu tanggal 27 April lalu. 

Bergabungnya dua anak muda ke Gerindra ini mampu membawa angin segar dan masa depan yang cerah bagi partai tersebut. Itulah yang disampaikan ama Ketua Umum (Ketum) Gerindra, Prabowo Subianto saat dua anaknya Ahmad Dhani bergabung ke dalam partainya. 

Nggak semata-mata mengikuti jejak ayahnya sebagai politikus Gerindra, melainkan karena kecintaan mereka pada sosok Prabowo, khususnya yang dirasain ama Al Ghazali. 

Menurutnya, Prabowo merupakan sosok yang punya api membara yang sangat dibutuhkan para anak muda sekarang ini. 

Al Ghazali juga memuji Prabowo sebagai sosok paling ikhlas yang ada di masyarakat. Prabowo bilang masih banyak anak muda yang akan bergabung kader politikus Gerindra ke depannya. Mari kita tunggu kiprah mereka.

Di balik karier politik anak muda di atas yang bisa dibilang cukup cemerlang dan berasal dari berbagai kalangan, sayang masih sangat sedikit anak muda yang mau terjun ke dunia politik. 

Direktur Eksekutif Center for Strategic and International Studies (CSIS) Yose Rizal Damuri mengungkapkan fakta bahwa anak muda yang menjadi anggota DPR hanyalah sekitar 6% dari total anggota DPR Indonesia. 

Angka ini tentu aja sangat mengkhawatirkan untuk Indonesia ke depannya sebab anak muda merupakan pemilik suara paling dominan pada Pemilu 2024. 

Ketua Departemen Politik dan Perubahan CSIS, Arya Fernandes, berkata jumlah anak muda yang ikut memilih sekitar 60% atau sekitar 111 juta pemilih. 

Namun sayang, jumlah itu tidak sebanding dengan anak muda yang ikut terjun ke dunia politik. 

Marilah kita bersama-sama menjadi pemilih yang cerdas, dengan cara mengetahui siapa calon-calonnya. 

Kalau nggak tau calonnya dan akhirnya asal milih, jangan harap nantinya Indonesia bakal jadi negara yang aman, damai, dan sejahtera. (*/)

  • whatsapp
  • twitter
  • facebook
  • remix
Penulis

Binnar Kurnia Ramadhan

Seseorang yang mabok untuk menulis. Saking maboknya, punya 3 novel yang udah publish dan punya blog ngomongin film, yakni Mabok Nonton. Berharap bisa berkarya dan terus mengembangkan ide-ide yang numpuk di otak menjadi sebuah cerita!