Sports

KABAR BAIK, TIMNAS SEPAK BOLA AMPUTASI INDONESIA LOLOS KE PIALA DUNIA!

Timnas sepak bola amputasi Indonesia dipastikan lolos menuju ke Piala Dunia Amputasi 2022 yang akan diselenggarakan pada Oktober tahun ini di Turki.

title

Timnas sepak bola amputasi Indonesia baru saja berhasil lolos dari babak kualifikasi dan menuju Piala Dunia Amputasi 2022 di Turki. Mungkin banyak belum familiar sama sepak bola amputasi. Jadi sepak bola ini dimainkan oleh 7 orang pemain, termasuk penjaga gawang.

Kabar baik buat kita semua, timnas sepak bola amputasi Indonesia berhasil meraih kemenangan pada laga kedua di babak Kualifikasi melawan timnas Bangladesh dengan skor 8-0. Lalu menang melawan malaysia dengan skor 3-0. Hingga akhirnya kalah melawan jepang dengan skor 0-2.

Mengutip dari BolaSport, timnas Indonesia menempati peringkat kedua dalam klasemen zona Asia Timur dengan raihan 6 poin. Timnas Indonesia dan Jepang tergabung ke dalam zona Asia Timur bersama Bangladesh dan Malaysia.

Kemenangan timnas sepak bola amputasi Indonesia melawan Malaysia berhasil diraih berkat tembakan oleh M.S Bahiri (20’), Aditya (49'), dan Agung Rizki (50'). Kemenangan atas Malaysia ini membuat timnas Indonesia memastikan diri lolos ke Piala Dunia Amputasi 2022 bersama Jepang.

Sepak bola amputasi sudah ada di dunia sejak tahun 1980-an. Dalam sepak bola amputasi, semua pemain menggunakan kruk di kedua tangannya. Kruk yang mereka pakai tidak boleh digunakan untuk menyentuh atau menggerakan bola. Namun, kalau kruk yang mereka pakai gak sengaja nyentuh bola, hal itu masih bisa ditoleransi.

Melansir dari Kompas, Indonesia tercatat membawa 13 pemain ke Bangladesh pada babak kualifikasi sebelumnya. Mereka adalah Junaidi Abdilah, Wawan Purwanto, Sahata Sianturi, Piat Supriatna, Ahmad Anuar, Agung Rizki Satria, Aditya, M.S. Bahiri, Fredo Dimas S., Ajis Firmansyah, Warnadi, Muhammad Lucky Y, Kabul Efendi, beserta pelatih kepala, Muhammad Syafei.

Komite Humas dan Media Persatuan Sepak Bola Amputasi Indonesia (PSAI), Vicente Mariano, mengatakan bahwa keberhasilan tim ini menuju Piala Dunia 2022, seharusnya bisa menjadi momentum bagi pemerintah untuk memberi dukungan dan apresiasi bagi timnas sepak bola amputasi Indonesia. 

“Ini merupakan pembuktian bahwa kehadiran PSAI beserta timnas berhak mendapat apresiasi dan dukungan dari pemerintah baik melalui Presiden atau Kemenpora,” ujar Vicente kepada Kompas.com. 

Vicente menambahkan, selama 5 tahun berdiri, timnas sepak bola amputasi Indonesia berjalan nyaris tanpa dukungan dan perhatian pemerintah. Pada babak kualifikasi di Bangladesh, timnas sepak bola amputasi Indonesia tidak mendapatkan dukungan dana dari pemerintah alias harus menggunakan uang sendiri. 

“Namun, kami bisa menunjukkan kemampuan kami dengan lolos kualifikasi dan tampil di Piala Dunia mendatang,” kata Vicente. 

Aditya sebagai kapten timnas amputasi, berharap masyarakat dan Pemerintah Indonesia bisa terus mendukung perjuangan timnas sepak bola amputasi Indonesia. 

Aditya menyatakan bahwa dirinya optimistis menyongsong Piala Dunia 2022 di Turki yang berlangsung pada 1-9 Oktober mendatang. “Karena ini adalah mimpi semua masyarakat Indonesia untuk melihat tim sepak bolanya tampil di tingkat dunia,” kata Aditya.

  • whatsapp
  • twitter
  • facebook
  • remix
Penulis

Fadhil

Content writer Froyonion, suka pameran seni dan museum, sesekali naik gunung