Potensi Diri

LIRIK PELUANG KARIR DI 2023 BUAT FRESH GRADUATE, PILIH PERUSAHAAN STARTUP ATAU KONVENSIONAL?

Tahun baru udah tiba, kalau ditanya perusahaan impian lo startup atau konvensional, lo bakal pilih mana Civs? Jangan sampai lo salah pilih dan lo nggak nyaman sama suasana kerjanya Civs. Dunia kerja udah di depan mata, lo harus pilih jalan karir lo sekarang juga!

title

FROYONION.COM - Coba lo perhatiin kalimat ini Civs, "duh kok gue belum dapat kerjaan ya, gimana nih kalau gue jadi pengangguran?" atau ada lagi yang kayak gini Civs, "gue kerja dimana ya habis ini? ah perusahaan apa aja yang penting gue kerja deh".

Buat lo yang baru aja lulus atau istilah bekennya fresh graduate, pasti lo bakal akrab sama kalimat di atas dan sejenisnya. Bahkan mungkin kalimat-kalimat itu terngiang terus di kepala lo sebagai fresh graduate. Ibaratnya lo habis lulus senang-senang, langsung switch ke mode puyeng mikirin lo bakal kerja di perusahaan apa dan di mana.

Emang dinamika fresh graduate gue akui banyak banget Civs. Apalagi kalau udah mikirin karir, bakal lanjut sesuai tujuan awal lo atau malah ekspektasi lo meleset. Mungkin emang banyak banget ketakutan sebagai fresh graduate yang bakal masuk ke dunia kerja gara-gara faktor internal atau eksternal.

Pas lo mau nyemplung pertama kali ke dunia kerja ibarat kayak lo lagi ada di tengah hutan sendirian. Udah kayak judul lagunya Guns N' Roses - Welcome to the Jungle. Lo sendiri yang bakal nentuin jalan dan arah mana yang lo pilih. Sama kayak di hutan, tantangan dan rintangan pasti banyak jadi jangan sampai lo salah pilih jalan, bisa jadi lo malah kecemplung jurang.

Ngomong-ngomong tentang dunia kerja, pasti banyak juga diantara lo yang kepengen berkarir di perusahaan mentereng. Ada yang bayangin bisa kerja di perusahaan yang suasananya nyantai, outfit-nya kekinian, modern, banyak orang-orang gaul, dan interaksi sesama teman kerja juga nggak saklek atau kaku. Ada juga yang pengen kerja di perusahaan besar pake seragam kebesaran yang sama tiap hari, nggak banyak acara di luar urusan kerjaan, tiap hari jalanin rutinitas yang sama, interaksi sama teman kerja nggak terlalu ini itu cuma sebatas profesionalitas.

Nah, buat lo para fresh graduate harus tahu nih Civs perbedaan berkarir di perusahaan startup dan perusahaan konvensional. Biar nanti lo nggak salah pilih jalan dan bisa lo sesuaikan sama diri lo sendiri, lebih cocok berkarir di perusahaan kayak gimana Civs.

ALL ABOUT PERUSAHAAN STARTUP

Kalau lo denger perusahaan startup pasti udah nggak asing kan ya di telinga lo, bahkan banyak anak muda atau fresh graduate pengen masuk ke perusahaan startup. Simpelnya, perusahaan startup ini adalah perusahaan yang baru berkembang dan merintis pangsa pasarnya. Perusahaan startup ini biasanya punya produk atau jasa unik yang ditawarkan, bahkan beberapa tergolong out of the box yang jadi senjata utama mereka. 

Perusahaan startup ini berbasis teknologi atau digitalisasi, jadi nggak heran kalau pertumbuhannya juga cepat banget. Gue akui perusahaan startup ini menang di kreativitas tanpa batasnya, soal kreativitas gue pribadi bisa mengacungi 2 jempol buat perusahaan startup

Perusahaan startup juga bisa jadi dambaan fresh graduate zaman sekarang. Tempat kerja dan jam kerja yang bisa fleksibel jadi poin plus perusahaan startupoutfit pun juga fleksibel nggak ada seragam baku yang harus dipakai, ditambah lagi sama suasana kerja yang cenderung enjoy ala anak muda. Hubungan sama teman kerja terkesan nggak kaku dan lebih mengalir.

Mengutip data dari Startup Ranking, Indonesia punya 2.456 perusahaan startup yang tercatat sampai tahun 2022. Menggiurkan buat fresh graduate kerja di salah satu startup. Perusahaan startup ini juga banyak berinovasi, makanya sistem kerja mereka cenderung cepat. Hal yang patut lo pertimbangkan buat berkarir di perusahaan startup ini adalah lebih riskan gagal gara-gara belum cukup stabil. Dana atau suntikan modal perusahaan startup tergolong besar karena mereka butuh pertumbuhan yang cepat makanya pas goyang, risiko terbesar salah satunya adalah PHK massal.

Belum lama ini Civs, salah satu perusahaan startup besar GoTo ambil langkah buat PHK karyawannya sebanyak 1.300 orang. Jumlah yang nggak main-main Civs, hal ini bisa terjadi gara-gara GoTo sempat goyang dan mengalami kerugian. Nah, contoh kayak gini yang patut lo pertimbangkan kalau mau berkarir di perusahaan startup. Gara-gara pertumbuhan dan suntikan dana ekstra cepat, kalau ada kerugian sedikit siap-siap juga bisa kena dampaknya. 

Perusahaan startup ini cocok buat lo yang kekinian, suka kerja cepat, punya kreativitas dan inovasi tinggi, suka interaksi yang intensif dan hangat sama teman-teman kantor, pengen sering ikut acara kantor, suka tantangan, dan pengen kerja lebih fleksibel. Lo nggak perlu khawatir Civs, gue yakin peluang karir di perusahaan startup ini nggak kalah bagus dibanding perusahaan konvensional, dari 2.456 perusahaan startup yang ada di Indonesia itu ngebuktiin kalau startup juga bisa jadi perusahaan raksasa dan lo patut coba Civs.

TERUS KALAU PERUSAHAAN KONVENSIONAL GIMANA?

Nah, bedanya perusahaan startup sama konvensional yang gampang buat dilihat itu ada di vibes atau suasana kerjanya Civs. Perusahaan konvensional lebih saklek dan terkesan kaku kalau dilihat dari suasana kerjanya. Bukannya lo nggak bisa seru-seruan di perusahaan konvensional, lo tetap bisa seru-seruan bareng teman kantor lo cuma kadang yang jadi permasalahan emang lebih banyak karyawan existing senior yang bikin lo lebih terbatas buat berekspresi sesuka hati lo.

Dari jam kerja sendiri juga beda Civs, kalau di perusahaan startup kadang lo bisa punya jam kerja fleksibel tapi di perusahaan konvensional udah ada jam pastinya dari lo masuk, istirahat, sampai lo pulang kerja. Jarang banget ada yang namanya WFH, ya gara-gara emang sepenting itu urusan lo di kantor jadi nggak bisa kalau lo main WFH yang ada lama-lama lo malah kena surat peringatan gara-gara nggak disiplin.

Masalah pakaian juga beda, kalau di perusahaan startup lo bisa pakai sesuka hati lo dan itu dianggap sah-sah aja, tapi di perusahaan konvensional pakaian lo nggak bisa sebebas itu. Kebanyakan udah ada seragam bakunya sendiri dan bahkan dibedain sesuai bagian atau jabatan lo di perusahaan itu.

Kebanyakan hal di perusahaan konvensional itu udah pasti atau paten jadi lo agak susah buat ekspresif kayak di perusahaan startup. Bukan berarti jelek nih perusahaan konvensional, justru dengan hal-hal pastinya itu lo nggak capek-capek harus mikirin dinamika yang lebih banyak. Ya, lo emang udah pasti ngurusin hal yang urgent dan punya prioritas tinggi sesuai tanggung jawab lo aja.

Dari segi kompensasi dan benefit yang lo terima sendiri juga nggak main-main Civs. Kayak gue yang berangkat dari fresh graduate, lo bisa kok dapat gaji kisaran 4-8 juta per bulan bahkan, belum lagi ditambah bonus, tunjangan, dan fasilitas-fasilitas lainnya. Keuntungan lainnya lagi di perusahaan konvensional ini jelas lo bisa ngebentuk mental lo sekuat baja. 

Tekanan di perusahaan konvensional nggak main-main Civs. Dinamikanya emang lebih ngarah ke hal-hal penting aja tapi sekalinya datang bakal kerasa banget di lo. Menurut gue sendiri sih ini bagus buat mental, lo bakal siap buat ngadepin naik turunnya di perusahaan lain kalau lo pindah misal atau di kehidupan sehari-hari. Ya, lo udah terlatih buat naklukin badai yang besar.

BACA JUGA: FENOMENA MAHASISWA BEDA JURUSAN, JUSTRU DAPAT KARIR YANG LUMAYAN

PELUANG KARIR PERUSAHAAN STARTUP VS PERUSAHAAN KONVENSIONAL

Ngomongin peluang karir jelas kesempatannya lebih banyak di perusahaan konvensional. Kok bisa? Ya, perusahaan konvensional sendiri rata-rata punya banyak karyawan di dalamnya jadi kemungkinan butuh karyawan baru juga lebih besar.

Sebenarnya, 2 jenis perusahaan ini sama-sama punya kesempatan besar. Tapi di zaman sekarang lebih banyak anak muda yang ngebet berkarir di perusahaan startup, jadi perusahaan konvensional kadang kurang dilirik. Padahal kalau mau ngulik perusahaan konvensional yang buka lowongan kerja, kadang perusahaan itu berskala besar cuma emang jarang muncul di permukaan dan banyak perusahaan yang semacam itu. 

Nah, keuntungan lo ada di sini Civs. Persaingan lo buat masuk di perusahaan itu otomatis lebih gede dan lo punya kesempatan berkarir di perusahaan berskala besar yang bahkan kalau dibandingin mungkin lebih besar dari perusahaan startup yang lo daftar atau lo tuju. 

Pilihan ini balik lagi lo yang harus nentuin Civs. Minat lo di perusahaan startup atau konvensional dan lo juga bisa analisa diri lo dulu sebelum ambil keputusan Civs. Kira-kira karakter dan kepribadian lo lebih cocok di perusahaan yang mana, karena gue yakin kalau lo sampai salah nyemplung nih, lo bakal ngerasa nggak nyaman banget sepinter-pinternya lo maksain buat nyaman.

Nggak usah buru-buru Civs, ulik dulu perusahaan yang lo tuju, kelebihan dan kekurangannya, masalah yang bakal lo temuin di dalamnya, resikonya buat lo kalau udah kerja perusahaan itu, dan yang terpenting kata hati lo cocok atau nggak buat berkarir di perusahaan yang lo tuju. Semoga buat lo yang baru mau terjun ke dunia kerja dan lo yang memutuskan buat pindah kerjaan, bisa diberikan perusahaan yang bikin lo nyaman dan nggak bikin beban tiap hari. (*/)

  • whatsapp
  • twitter
  • facebook
  • remix
Penulis

Ade Bagus Mahendra

HR People Development. Anak rantau. Karyawan swasta yang suka baca dan nulis.