Potensi Diri

BELAJAR SKILL KOMUNIKASI DENGAN CARA AJAK PEDAGANG BERINTERAKSI

Bingung cara asah skill komunikasi harus kayak gimana? Manfaatin aja pedagang di sekitar lo buat jadi lawan interaksi, Civs!

title

FROYONION.COM - Seperti yang sudah kita ketahui, kehidupan di dunia tidak akan lepas dari yang namanya komunikasi. Sedari kita lahir, kita sudah diajak dan dilatih untuk berkomunikasi. Kehidupan sosial yang kita jalani sangat memerlukan kemampuan seseorang dalam berkomunikasi. 

Komunikasi merupakan skill penting yang harus dimiliki oleh setiap orang, apalagi buat lo yang menekuni karir di industri media kreatif karena pasti bakal banyak banget berinteraksi dengan orang lain. Sejatinya segala aspek di kehidupan kita perlu banget yang namanya komunikasi. 

Ketika skill komunikasi sudah terlatih, akan jauh lebih mudah ketika ingin membangun relasi maupun hubungan pertemanan. Dengan melatih skill ini, lo bisa memahami bagaimana caranya membuat lawan bicara betah ngobrol lama.

Untuk melatih skill dalam berkomunikasi, khususnya berkomunikasi secara lisan sebenarnya ada banyak cara. Sebagai contoh, lo bisa berinteraksi dengan teman, berlatih berbicara dengan orang asing atau membaca buku tentang cara berkomunikasi.

Gue rasa, melatih skill komunikasi dari membaca buku atau berinteraksi dengan teman merupakan cara yang paling mudah dan sudah banyak dilakukan. Nah, kalau lo ingin menambah pengalaman dan melatih skill dalam berkomunikasi, bisa banget coba untuk berinteraksi dengan orang asing yang belum pernah lo kenal sebelumnya.

Lo nggak perlu bingung untuk cari orang asing yang mau diajak interaksi, Civs. Tinggal cari aja pedagang kaki lima yang terdekat, lo beli dagangannya dan ajak ngobrol deh. Kenapa pedagang? Karena menurut gue, pedagang adalah orang yang paling gampang diajak ngobrol. Kalau kata tukang jahit tuh,’banyak bahan’.

Apalagi dari awal lo punya tujuan buat beli dagangannya, pasti bakal senang hati deh pedagang itu melayani basa-basi lo. Sembari nunggu jajanan disiapin sama abangnya, lo bisa sambil tanya-tanya dan buka obrolan. Kalau beruntung, lo bisa dapetin cerita panjang dari abangnya.

Untuk lo yang nggak terbiasa basa-basi dengan orang asing mungkin akan sangat sulit membuka obrolan, tapi gue ada tips nih untuk lo yang mau buka obrolan sama pedagang.

1. Percaya Diri

Yap, tentu kunci pertama harus pede. Lo harus bisa yakin dan percaya sama diri sendiri ketika mau mulai buka obrolan. Mungkin hal ini mudah bagi sebagian orang, tetapi gue yakin untuk sebagian orang lainnya, memulai obrolan adalah hal yang paling dihindari.

Umumnya, pedagang yang lo datangi untuk dibeli dagangannya akan sangat welcome kalau urusan tek-tokan perbincangan, jadi lo harus berani mulai duluan. Hampir gue bisa pastikan, ketika memulai pembicaraan pasti pedagang yang lo datengin bakal nanggepin.

2. Santai

Nah, setelah lo mulai berani buka obrolan, hal yang sangat penting dilakukan adalah santai dan rileks. Jangan sampai lo merasa tertekan dan panik ketika obrolan sudah mulai berlangsung. Ketika panik, nantinya perkataan yang diucapkan bisa jadi belibet dan bikin lo jadi awkward di depan orang yang diajak bicara. Jadi, tetap tenang dan santai ya, Civs!

3. Tanya Pertanyaan Basic

Pada saat mau mengajak pedagang berinteraksi, jangan sampe lo tanya hal yang rumit ya, Civs. Ya kali pedagang yang lagi diajak ngobrol ditanya tentang soal SBMPTN. Bukannya jajan, nanti lo malah bimbel. 

Lo bisa mulai dengan pertanyaan basic, seperti tanya, ‘rumahnya di mana?’, ‘jualan udah mulai dari kapan?’, ‘biasanya mangkal di mana?’, atau pertanyaan basic lainnya yang pasti bisa terjawab sama yang jual ya. Setelah ditanya pertanyaan basic, biasanya obrolan ngalir dan lo bisa tanggapi dengan santai.

4. Mendengarkan
Setelah sudah berhasil mengajukan pertanyaan basic dan obrolan sudah mulai mengalir, jangan lupa lo harus mendengarkan. Ini adalah tanda seseorang tertarik dengan cerita yang sedang disampaikan lawan bicaranya. 

Menjadi pendengar yang baik adalah kunci seseorang nyaman berkomunikasi dengan lo atau nggak. Kadang kalau beruntung kita bisa dapat ilmu atau pelajaran kehidupan dari mereka. Jadi jangan lupa dengerin cerita pedagang yang lo ajak ngobrol ya.

5. Ajak Bercanda

Nah, kalau ini dilakuin waktu suasana sudah mulai cair. Lo bisa amati sifat dan karakter pedagang yang lo ajak ngobrol secara umum. Ketika lo merasa bahwa pedagang yang lo ajak bicara ini bisa diajak bercanda, lakuin deh! Supaya bisa makin santai dan nyambung lagi obrolannya. 

Bercanda adalah tanda keakraban, ketika orang baru sudah bisa diajak bercanda artinya dia nyaman berinteraksi sama lo. Selamat untuk lo yang sudah berhasil di tahap ini!

6. Lupakan Percakapan

Oke, untuk bagian ini lo bisa lupakan percakapan ketika pedagang yang lo ajak ngobrol tidak terlalu baik feedbacknya setelah percakapan berlangsung. Ketika mendapatkan situasi ini  harus tetap tenang dan jangan putus asa. 

Sama seperti mencari teman, kadang orang asing yang kita ajak berinteraksi juga bersifat cocok-cocokan, yang artinya bisa jadi lo sama pedagang itu tidak satu frekuensi. Jangan berhenti mencoba, masih banyak pedagang lain yang bisa lo ajak ngobrol. Sangat wajar jika lo gagal dalam percobaan pertama, dan nantinya lo bisa belajar dari pengalaman tersebut.

Mungkin bagi sebagian orang, hal ini akan terlihat memalukan. Tapi percayalah, pedagang yang lo ajak ngobrol itu nggak kenal dan nggak akan pernah ingat sama muka lo. Maka, alangkah baiknya lo segera lupakan percakapan dan memulai lembar baru.

Itulah dia tips dari gue. Lo bisa upgrade skill komunikasi dari hal yang sederhana dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Contohnya seperti ajak ngobrol pedagang yang mau lo beli dagangannya. Jangan malu buat ajak ngobrol duluan, kadang pedagang pun pengin banget ajak pembelinya ngobrol, tapi bisa jadi doi juga malu. Mulai aja dulu Civs! Kali aja bisa dapet bonus dagangannya, wah asik banget tuh kalau sudah sampai tahap itu. (*/)

  • whatsapp
  • twitter
  • facebook
  • remix
Penulis

Yazid Risman

Kalo memenuhi ekspetasi orang terlalu berat, minimal memenuhi ekspetasi diri sendiri dulu aja.