Movies

5 REKOMENDASI YOUTUBE HOROR SERU UNTUK DIDENGARKAN SAMBIL MENULIS

Menulis sambil mendengarkan lagu sudah mainstream, biasa saja. Coba sambil mendengarkan YouTube horor!

title

FROYONION.COM - Beberapa bulan terakhir saya punya hobi baru, menulis sambil mendengarkan konten YouTube horor. 

Berbeda dengan aktivitas yang biasa dilakukan sambil menulis—seperti mendengarkan lagu, entah kenapa kalau menulis sambil dengerin cerita horor itu seru banget. 

Sensasinya seperti ditemani gitu…tapi bukan ditemani sama yang enggak kelihatan ya! Kalau itu mah amit-amit.

Ada banyak channel YouTube horor, tapi jujur saja tidak semuanya worth it untuk ditonton. Buat kamu yang butuh “ditemenin” sambil menulis, berikut ini adalah rekomendasi channel YouTube horor yang menarik dan nggak ‘kaleng-kaleng’!

1. RJL 5

Walaupun belakangan saya menemukan kalau host-nya agak lebay dan too much, tapi video-video yang sebelumnya sangat real dan penyampaiannya menarik, dan enggak bertele-tele. 

Hal yang paling menjadi pertimbangan saya ketika mendengarkan YouTube horor adalah storytelling yang menarik. 

Cerita horor bisa macam-macam dengan tingkat keseraman yang beraneka-ragam. Nah, semestinya yang membuat berbeda adalah cara penyampaian narasumber dan bagaimana host mendampingi si narasumber. 

2. Lentera Malam

Ini merupakan salah satu channel YouTube favorit saya juga. Nggak terlalu banyak jualan dan menawarkan merchandise seperti RJL5, Lentera Malam straight to the point

Bahkan, dia menyarankan penonton untuk skip iklan asal jangan lupa like video-nya. Jadi, kesannya enggak money oriented banget. 

Oh, ya, sama seperti RJL 5, Lentera Malam ini mengupas cerita-cerita horor yang umum. Dalam arti temanya enggak ada yang spesifik. Bisa tentang pendakian, kejadian horor saat mudik, di kantor, dan lain-lain.

3. Besok Pagi

Wah ini…buat yang suka pengalaman-pengalaman horor di gunung, cukmey banget untuk menonton channel ini. 

Sepertinya si Besok Pagi ini basically juga menjual kebutuhan outdoor pendakian dan kadang-kadang juga buat trip naik gunung bareng. Yang membuat channel ini menarik adalah host-nya punya penguasaan pengetahuan mengenai gunung. 

Jadinya, nyambung ketika ngobrol dengan narasumber. Ada beberapa channel yang membahas mengenai gunung tapi belum pernah sama sekali naik gunung. 

Jadinya, ketika narasumber berbagi cerita di satu spot tertentu, si host tidak bisa memberikan umpan balik cerita. Soalnya dia sendiri tidak paham medan. 

4. Nadia Omara

Channel yang satu ini belum lama juga saya pantengin. Yang membuat menarik dari channel ini adalah pembawaan host-nya yang storytelling abis. 

Walaupun konsep videonya adalah kita mendengarkan penuturan langsung dari host bukan masing-masing mereka yang punya cerita, tetap asyik untuk didengarkan. 

Soalnya, si host ini sangat pintar memainkan emosi dan ekspresif habis. Dari intonasi suara, mimik wajah, gerak-gerik, dan gambar pendukung yang dibagikannya, seolah menguatkan cerita yang disadurnya. 

5. Malam Kliwon

Salah satu alasan utama adalah host-nya manis, hahaha! Manusiawi lho ya…tapi, selain penampakan visual yang manis dari host-nya, tentunya bukan karena itu doang dong, membuat channel ini masuk list. Konsep Malam Kliwon ini punya dua host, dan keduanya sangat interaktif menimpali cerita horor yang mereka sampaikan ataupun yang diceritakan oleh narasumbernya. 

Sejauh ini hanya itu saja sih yang sering saya dengerin. Kalaupun ada yang lain, itu hanya selewat atau senemunya aja pas lagi buka YouTube. Saya mendengarkan channel YouTube horor ini cuma pas pagi ke siang aja. Kalau sore ke malam kayaknya sengaja cari penyakit aja gitu dengerin yang seram-seram di malam hari. Apalagi saya ini sebenarnya orang yang cukup sensitif dengan hal-hal seperti itu.

Seorang teman pernah mengomentari kegemaran saya yang aneh ini dengan bilang, “Orang bodoh saja yang mau ditakut-takuti, apalagi kalau membayar untuk ditakuti (maksudnya nonton horor di bioskop—red)..”

Menurut penelitian yang saya baca, orang suka nonton horor karena membutuhkan pengalaman baru. Pengalaman baru ini akan membawa dia pada pelepasan ketegangan yang menyenangkan. Ketika menonton atau mendengarkan cerita horor, secara fisik dan mental, kita akan mengalami ketegangan. Namun, saat ceritanya sudah selesai, kita akan mendapatkan pelepasan ataupun closure untuk adrenaline yang dipacu tersebut. 

Bagaimana, apakah ini merupakan sesuatu yang masuk akal menurutmu? (*/)

  • whatsapp
  • twitter
  • facebook
  • remix
Penulis

Ester Pandiangan

Penulis buku "Maaf, Orgasme Bukan Hanya Urusan Kelamin (2022)". Tertarik dengan isu-isu seputar seksualitas.