Figur

DINDA PUSPITASARI: FASHION ILLUSTRATOR MUDA YANG BERKOLABORASI DENGAN PIXAR

Perjalanan seorang fashion illustrator ini unik. Meski awalnya sempat ‘banting stir’, toh panggilan jiwanya nggak bisa dikubur begitu aja. Simak perjalanan sosok satu ini hingga sampai bisa berkiprah bersama studio animasi internasional Pixar.

title

FROYONION.COM - Perempuan yang berprofesi sebagai penulis sekaligus seorang fashion illustrator ini semakin dikenal namanya lewat buku yang ia luncurkan dengan judul #88 Love Life. Istilah mengenai profesi fashion illustrator di Indonesia sendiri masih jarang diketahui oleh masyarakat umum dibanding dengan fashion designer

Lalu, apa sih sebetulnya fashion illustrator itu?

Fashion illustrator ini merupakan sebuah profesi yang merujuk kepada seseorang yang mengekspresikan sebuah ide fashion dan mengilustrasikannya kedalam bentuk seni. Buku yang berjudul #88 Love Life ini merupakan hasil kolaborasinya dengan seorang blogger ternama Diana Rikasari pada tahun 2014. Dinda juga menulis buku lain yang berjudul Dinda Puspitasari’s World of Pattern

Dinda dikenal sebagai seorang fashion illustrator yang identik dengan karyanya yang penuh dengan berbagai warna. Banyak sekali karya yang telah ia buat dan selalu berhasil digemari serta mencuri banyak hati masyarakat khususnya para kaum hawa.

Sejak menduduki bangku Sekolah Dasar, Dinda sudah mulai menunjukkan ketertarikannya dengan gambar serta dunia fashion. Ia juga menganggap bahwa menggambar juga merupakan salah satu medianya untuk terapi serta menenangkan dirinya pada saat itu. 

Ketertarikannya dengan fashion membuatnya ia ingin melanjutkan pendidikannya di bidang fashion. Namun sangat disayangkan, ia mengurungkan niatnya untuk melanjutkan pendidikannya di bidang fashion dan memilih untuk melanjutkan pendidikannya di bidang advertising di Universitas Indonesia dengan alasan biaya.

Walaupun pilihannya kini berubah, Dinda Puspitasari tidak menyesal dengan pilihannya tersebut. Dinda justru merasa mendapat banyak sekali ilmu dari pendidikannya itu. Perjalanan karir Dinda Puspitasari pun dimulai. 

Dinda sempa mencoba berbagai macam pekerjaan dari mulai menjadi seorang entrepreneur hingga menjadi seorang copywriter dan beberapa tahun kemudian, Dinda Puspitasari berhasil dipertemukan dengan Diana Rikasari dan berhasil membawanya menuju kesuksesan yang sekarang.

Selain buku #88 Love Life dan Dinda Puspitasari’s World of Pattern miliknya, Dinda juga berhasil kembali membanggakan bagi seluruh masyarakat Indonesia dan para ilustrator dalam negeri. Pasalnya, kini dirinya berhasil disandingkan dengan seorang ilustrator dari Pixar yaitu Scott Morse dalam sesi live drawing.

Sesi live drawing tersebut bertujuan untuk merayakan peluncuran film Soul dari Disney+ Hotstar, dan Pixar mengundang Dinda untuk berpartisipasi bersama Scott. Selain menggambar bersama tentang kehidupan, mimpi, dan jiwa, Scott dan Dinda juga saling bertukar kisah mengenai film Soul yang mengubah persepsi dan cara pandang mereka.

Bahkan, keduanya mengingat momen kembali titik balik kehilangan seseorang terdekat dalam hidup mereka, dan bagi keduanya, Soul telah berhasil berkomunikasi dengan penonton melalui emosi dan momen yang menyentuh hati. 

Film Soul sendiri memiliki jalan cerita yang unik dan sungguh tak biasa, mengisahkan mengenai kehidupan manusia di bumi dan kehidupan setelahnya ketika manusia telah menjadi jiwa (soul).

“Sebagai illustrator, saya telah banyak mendapatkan banyak inspirasi dari Disney dan Pixar. Karena itu, merupakan suatu kehormatan besar bagi saya untuk bisa mendapatkan kesempatan virtual live jam bersama dengan Scott, yang di dalamnya dia tidak hanya berbagi cerita mengenai teknik pembuatan animasi, namun juga proses pembuatan ‘Soul’ sampai dapat direalisasikan. Sebuah pengalaman yang tak terlupakan dan pastinya sangat berharga dalam perjalanan berkarir saya,” ujar Dinda, dikutip melalui fimela.com. (*/)

  • whatsapp
  • twitter
  • facebook
  • remix
Penulis

Elsa Evangelica

Elsa Evangelica