Civs

NOVA, GREY DAN KRU KAPAL ARKA KINARI MENDARAT DI REMBANG DAN MENGGELAR PERTUNJUKAN MUSIK DI AREA SITUS PERAHU KUNO

Sebuah kapal yang berlayar mengelilingi dunia akhirnya sampai di Rembang dan menggelar pertunjukan musik serta visual dengan cerita di tempat bersejarah, di sebuah situs kapal kuno, kapal tertua di Indonesia.

title

FROYONION.COM - Arka Kinari, sebuah kapal layar yang berkeliling dunia dengan membawa pesan krisis iklim dan lingkungan. Kapal layar yang dipimpin oleh sepasang suami istri dan juga musisi Grey Filastine dan Nova Ruth ini sudah berlayar sejak 23 Agustus 2019 dari Rotterdam, Belanda. 

Arka Kinari mengelilingi dunia dengan membawa misi, mengampanyekan krisis lingkungan dan iklim yang terus menerus terjadi secara masif di dunia ini. bersandar di pelabuhan satu negara ke negara lain, dari satu pulau ke pulau yang lain, dari satu kota ke kota berikutnya, menggelar pertunjukan musik dan visual di atas kapal maupun di darat.

Di kesempatan yang tak disangka para crew dari Arka Kinari mendarat di kabupaten Rembang, tepatnya di pesisir desa Binangun, salah satu tempat bersandarnya kapal di jalur perdagangan internasional di masa lampau dan sekarang dimanfaatkan sebagai tempat bersandarnya kapal para nelayan. Rembang memang kota kecil tetapi banyak menyimpan sejarah yang luar biasa, salah satunya di bidang maritim yang cukup kaya. 

Namun sayangnya, Nova dan Grey tidak dapat menggelar pertunjukan musik dan visual di atas kapal karena kapal layar Arka Kinari tidak dapat bersandar di pelabuhan Tasik Agung, Rembang disebabkan kedalamannya untuk disandari kapal layar Arka Kinari masih kurang dalam.

Meski tidak dapat menggelar pertunjukan di atas kapal, Nova dan Grey masih tetap bisa menampilkan pertunjukan yang berkelas di halaman depan situs kapal kuno Rembang untuk seluruh pengunjung yang memang sengaja datang mengapresiasi Mereka pada Sabtu, 6 Agustus 2022 lalu. 

Pertunjukan musik eksperimental, ditambah visual perjalanan Arka Kinari sejak ditemukan hingga berlayar selama tiga tahun terangkum secara bersamaan, ditambah adanya selipan cerita-cerita dari Nova mengenai perjalanan Mereka bersama Arka Kinari.

Nova dan Grey tampil tidak berdua saja, mereka juga ditemani salah satu kru kapal Arka Kinari bernama Afif Rizky atau lebih dikenal dengan nama TK Nol Kecil, salah satu musisi solo dari kota Malang yang saat ini ikut berlayar bersama Arka Kinari. 

Tidak hanya itu saja, selain ada penampilan dari kru kapal Arka Kinari juga ada pertunjukan tari laesan, sebuah kesenian tari yang berasal dari Lasem salah satu kecamatan di kabupaten Rembang. 

Sebuah tarian yang diiringi musik dari bambu yang ditabuhkan pada kayu yang kemudian seorang lelaki dimasukkan ke kurungan ayam yang berukuran besar lalu lelaki itu akan dirasuki sosok bidadari dan menari mengikuti alunan bambu yang ditabuhkan pada kayu tadi.       

Badrus Zaman, salah satu apresiator di pertunjukan malam itu menyampaikan bahwa pertunjukan musik, visual dan cerita dari Nova, Grey dan TK Nol Kecil ini adalah pertunjukan kelas atas dan magis, dirinya menganggap hal tersebut magis karena pertunjukan digelar di kawasan situ kapal kuno yang memiliki sejarah besar di perkembangan dunia maritim Nusantara dahulu dan kini datanglah kru kapal dari berbagai negara yang mengelilingi dunia serta berkampanye tentang krisis lingkungan dan iklim untuk berbagi cerita pengalaman mereka sebelum berlayar hingga saat ini ketika mereka mendarat di Rembang, ditambah menggelar pertunjukan musik dan visual yang dapat disaksikan oleh siapapun dengan gratis.

Apresiasi dari pengunjung di malam itu sangat tinggi, antusiasme yang cukup baik dari warga Rembang. Bahkan salah seorang pengunjung menyampaikan kekagumannya bahwa kru kapal Arka Kinari memang keren, Namun Nova menanggapi pujian tersebut dengan berucap “terima kasih, menjadi keren itu mudah, yang susah adalah konsisten”.

Di setiap karya musik dan visual dari Nova dan Grey selalu diselipkan pesan mengenai lingkungan yang seharusnya segera diselamatkan. Di tengah pertunjukan, Nova juga menyampaikan jika Kita  bisa merusak alam dengan cepat berarti Kita juga bisa memperbaikinya dengan cepat.

Setelah dari Rembang Arka Kinari melanjutkan pelayarannya ke arah timur dan pemberhentian berikutnya adalah kota Lamongan. 

Arka Kinari akan terus berlayar 7 sampai 10 tahun lagi di samudra dunia ini, atau bahkan berlayar sampai kapan pun, sampai waktu yang tidak bisa ditentukan. Jika ada dari civillion yang tertarik menjadi bagian dari kru kapal Arka Kinari untuk ikut berlayar keliling dunia pun dipersilakan. (*/)

  • whatsapp
  • twitter
  • facebook
  • remix
Penulis

Imam Luqman

Mahasiswa Sastra Indonesia tingkat akhir di salah satu kampus negeri di Surabaya, anggota masyarakat urban di Surabaya dan aktif di kesenian teater dan film pendek