Tekno

KERJA KERAS SANTA MONICA STUDIO DEMI GAME OF THE YEAR

God of War Ragnarok berhasil mendapatkan review positif pasca rilis beberapa hari lalu. Semua dilakukan Santa Monica Studio demi Game of The Year 2022.

title

FROYONION.COM - Gamers kembali dimanjakan dengan perilisan game yang pernah berjaya di masa lalu. Setelah trailer Resident Evil 4 Remake dan Silent Hill 2 Remake dirilis serta pengumuman Grand Theft Auto VI, bulan ini gamers akan kembali dimanjakan dengan perilisan franchise game terbaik yakni God of War pada tanggal 9 November 2022Game buatan Santa Monica Studio ini akan memasuki seri kelima dengan mengambil judul God of War Ragnarok dengan Kratos dan Atreus akan kembali berperan sebagai karakter utama.

Sedikit flashback sebentar, seri kali ini akan melanjutkan petualangan Kratos di Mitologi Nordik bersama anaknya bernama Atreus (Loki) dalam menghadapi ancaman hari akhir yang disebut sebagai Ragnarok. Peristiwa ini nggak bisa lepas dari kematian Baldur, salah satu Dewa Aesir di tangan Kratos yang berakibat pada terjadinya Ragnarok. Fase awal dari peristiwa Ragnarok sudah diperlihatkan dibeberapa trailer dengan adanya Fimbulwinter alias musim dingin berkepanjangan yang mengakibatkan peradaban kacau karena menghambat aktivitas manusia untuk makan dan bekerja. Khawatir kondisi makin buruk, Kratos dan Atreus bersama mengubah takdir seperti yang tertulis di dinding Jotunheim.

Selain menghadapi Ragnarok, mereka berdua juga harus menanggung nasib atas perilakunya dI God of War 2018. Membunuh Valkyrie, Baldur, sampai Magni dan Modi telah menarik perhatian dewa untuk turun dari Asgard. Kedatangannya nanti di Midgard sangat dinanti para gamers terutama post credit scene terakhir menyorot Mjolnir yang merupakan palu milik Thor. Tentu bukan Thor doang yang bakal mampir buat ngajak duel, namun juga dewa penting lainnya seperti Odin sebagai Allfather dan Freya yang masih punya dendam atas kematian Baldur. Dengan banyaknya dewa yang siap tempur, kita jadi nggak sabar buat lihat Kratos kembali ngamuk walau usianya makin tua.

Game ini sempat kena masalah karena ulah oknum nyebar leak dari awal sampai ending. Bagi sebagian orang mungkin senang, namun ada beberapa dari kita malah risih. Jatuhnya malah norak biar kerasa keren setelah nyebar spoiler. Akan lebih nyaman jika kita merasakannya sendiri tanpa omongan dari orang. Hal ini cukup disesali sebagian dari gamers dikarenakan dari beberapa leak yang keluar akan mengurangi minat buat beli game. Hal ini disebabkan dari leak yang beredar, ada beberapa bagian yang tidak sesuai ekspektasi dan bakal mempengaruhi angka penjualan. Cory Barlog, mantan director franchise God of War juga menyesali beredarnya leak di media sosial.

Walaupun sempat bocor, kejadian tadi nggak mengurangi minat gamers buat beli gamenya Mamang Kratos. Setelah beberapa jam rilis pada tanggal 9 November kemarin, banyak pihak menilai kalau God of War Ragnarok malah jauh dari ekspektasi. Maksud dari jauh ini bukan berkonotasi buruk, melainkan sebuah pujian kalau seri kali ini dibuat lebih baik hingga diluar ekspektasi orang.

Gua mulai dulu dari segi cerita. Santa Monica Studio menurut gua berhasil menceritakan kronologi Ragnarok dengan rinci mulai dari awal konflik hingga akhir. Sebenarnya awal mula cerita dimulai ketika Baldur dibunuh oleh Kratos di seri 2018. Namun di seri Ragnarok, ada build-up yang baik sebelum menuju titik konflik seperti kedatangan Dewa Aesir ke Midgard, pencarian bala bantuan, sampai mencari informasi tentang Ragnarok. Semua dilakukan MC kita biar tidak ada plot yang tertinggal.

Selain menceritakan Ragnarok, Santa Monica Studio juga menyajikan konflik tentang keluarga. Kita tau kalau Kratos punya kisah tragis selama hidup di Yunani. Paling ngena adalah dengan keluarganya. Semua keluarga yang punya ikatan dengannya tewas dengan tragis, sampai bapaknya sendiri dibunuh olehnya. Di mitologi kali ini, Kratos sudah insaf nggak mau dosanya keulang lagi dan lebih milih buat hidup damai. Sayangnya, “Buah jatuh tak jauh dari pohonnya” harus diterima oleh Kratos. Atreus sebagai anaknya Kratos telah mewarisi sifat bapaknya waktu muda yakni bocah yang keras kepala buat nyelesain masalah. Gua mengapresiasi keputusan developer memberikan character development buat Atreus. Karena Ragnarok mengambil latar waktu tiga tahun setelah dibunuhnya Baldur, akan sangat aneh bila Atreus masih bertindak seperti bocah yang gampang nurut.

Nggak hanya Kratos, karakter lain juga disinggung rasa emosionalnya kalau sudah ngomongin keluarga. Kayak Freya misalnya. Dia masih nggak terima sama kematian anaknya walaupun watak Baldur sulit untuk diatur. Atau dengan Thor yang walaupun kelakuannya nggak bisa jadi figur bapak, kalau ditinggal mati anaknya pasti juga sakit hati. Makanya beberapa kali Thor pengen banget bunuh Kratos sama Atreus karena anaknya mati di tangan mereka.

Setelah story, kini gua akan ulas dengan gameplay dari God of War Ragnarok. Cukup dua kata: ekspansinya totalitas! Bukan lebay, tapi emang kali ini lebih luas dari sebelumnya. Jika di tahun 2018 hanya terbatas pada beberapa realm saja, untuk game kali ini kita bisa bebas menjelajah semua realm. Semua nggak bisa lepas dari tema game kali ini yang menceritakan akhir dari peradaban sehingga kesembilan realm bisa kita kunjungi sesuka hati. Kita bakal menemui musuh baru, kawan baru, dan easter egg yang akan kalian dapat jika teliti buat nyari. 

Selain main mission, kalian nanti juga mendapat side mission setiap mengunjungi kesembilan realm. Side mission ini bukan cuma kacangan. Semua side mission justru juga bersinggungan dengan inti cerita yang sangat sayang buat dilewati. Keputusan bagus dari developer buat ngajak pemain mau menyelesaikan misi seratus persen!

God of War adalah salah satu franchise game terbaik saat ini. Bisa dibilang, di game terbarunya kali ini nggak hanya menjadi terbaik dari seluruh seri, namun juga siap menjadi penantang gelar Game of The Year. Santa Monica Studio pernah meraihnya pada tahun 2018 dan siap mengambil kembali gelarnya. Nggak heran jika God of War Ragnarok harus delay setahun biar bisa menyajikan hasil yang fantastis.

Kandidat Game of The Year 2022 juga cukup ketat. Ada game baru seperti Stray dan Horizon Forbidden West. Ada juga dari franchise yang baru saja keluar tahun ini yakni Call of Duty: Modern Warfare II. Namun, yang menjadi lawan kuat dari God of War Ragnarok adalah Elden Ring. Gameplay-nya yang sulit dengan upgrade besar-besaran di semua aspek berhasil mendapatkan review positif dari kritikus. Banyak juga yang memilih Elden Ring ketimbang God of War Ragnarok untuk GOTY 2022.

God of War Ragnarok adalah game paling dinanti tahun 2022. Santa Monica Studio berusaha keras menyajikan yang terbaik mulai dari story, gameplay, sampai graphic-nya yang nggak perlu didebat. Semua dilakukan mereka demi mengembalikan GOTY di lemari piala mereka. Kita nantikan hasilnya siapa yang akan menang pada tanggal 8 Desember 2022 nanti. (*/)

  • whatsapp
  • twitter
  • facebook
  • remix
Penulis

Haekal Ali

Mahasiswa yang gabut nulis sesuai jurusannya.