Kreatif

BERBAGI DENGAN GAYA: MACAM-MACAM CARA UNTUK SALING MEMBERI

Kalau kata pepatah, semakin sering memberi semakin sering juga kita menerima. Ada juga yang bilang kalau lebih bahagia memberi daripada menerima sesuatu. Emang bener ya?

title

FROYONION.COMDari kecil pasti kita sering dibilangin sama orang tua untuk bisa murah hati, suka menolong, dan nggak pelit untuk berbagi. Mungkin ada memori-memori masa kecil yang ke-recall. Misal waktu TK lo pernah punya temen yang minta satu dari lima permen yang lo punya. Kalau ada orang tua atau guru di sekitar situ, pasti ada deh celetukan, “Roy (nama contoh) anak baik kan? Kalau anak baik pasti suka memberi. Dibagi yah permennya satu buat temennya,” atau semacamnya. 

Waktu kecil mungkin kita masih bisa berlapang dada untuk memberi. Tapi semakin dewasa, semakin sering melihat realitas dunia yang serakah, semakin sulit juga bagi kita berbagi. Padahal, ada keindahan yang sulit dideskripsikan dari berbagi, loh. 

Kalau dilansir dari Management30, ada banyak cara untuk berbagi. Biasanya sih yang paling familiar adalah bagiin duit atau hadiah. Selain itu, lo juga bisa berbagi hal lain seperti waktu, keahlian, bahkan senyuman. Kalau kata Steve Goodier, penulis buku yang suka kasih quotes pengembangan diri, bilang kalau sesungguhnya manusia nggak akan kehabisan cara untuk saling berbagi.

Nah kalau dikolaborasikan sama kreativitas manusia yang tanpa batas, ternyata ada beberapa cara unik nan kreatif untuk berbagi. Apa aja yak contohnya?

TOS DUIT 

Kalian pernah tos kan pastinya? Biasanya tos dilakukan untuk mengekspresikan perasaan senang, menang, bangga, dan sebagainya. Walaupun juga bisa jadi ngeselin kalo sengaja diajak tos terus sengaja nggak kena sambil bilang, “Eaaa nggak kena.”

Tos emang seru, tapi tos yang satu ini bukan cuma seru tapi juga bikin haru. Viral di TikTok, video tos duit yang salah satunya diviralkan sama akun hobbymakan.id dan ih_rajiv ini jadi salah satu cara yang unik untuk berbagi. Sasarannya menurut gue juga jelas. Kalau hobbymakan.id menargetkan para pedagang makanan sedangkan ih_rajiv walaupun lebih random, juga nargetin rakyat kecil yang membutuhkan. 

Sesuai dengan namanya, cara mereka untuk berbagi dimulai dengan ngajak tos. Yang bikin lucu, mereka yang diajak tos ini suka bingung kenapa tiba-tiba tos. Dengan wajah bingung, mereka ngerespon tos balik dan waktu tangannya dibuka barulah kelihatan duit Rp100.000. 

Respon para penerima juga ada banyak, ada yang langsung terharu sampai nangis, tapi ada juga yang masih bingung sama situasinya. Walaupun ada yang bilang kalau ini cuma gimik untuk naikin followers, tapi gue mereka ini emang mau berbagi dengan cara yang lain aja. Caranya mungkin agak aneh dan belum bisa diterima semua orang. Tapi keputusan mereka untuk mau berbagi ke orang-orang di sekitar mereka aja udah keren banget.

LELANG UDARA LAS VEGAS

Cara unik satu ini dicetuskan sama Arief Muhammad yang kreativitasnya emang suka ngada-ngada. Dikenal sebagai salah satu pebisnis sukses Indonesia yang selalu bisa nyari kesempatan dan gunain kesempatan itu jadi peluang sukses, kali ini keahlian Arief yang satu ini juga diimplementasikan untuk berbagi.

Setelah sebelumnya sempet viral gara-gara inisiatif berbagi ke para followers-nya dengan ikoy-ikoyan dan menuai banyak pro dan kontra, tetep nggak ngebuat Arief berhenti berbagi dengan gayanya sendiri. Kesempatan pergi ke Las Vegas dalam rangka mewakili Indonesia dalam New York Fashion Week bersama ERIGO nggak dilewatkan begitu aja. 

Lelang udara Las Vegas laku Rp210 juta dan disumbangkan untuk guru honorer. (Foto: Instagram Arief Muhammad)

Waktu di Las Vegas, Arief mengunggah sebuah foto dengan caption untuk melelang udara Las Vegas yang ia tampung dalam sebuah plastik. Kedengeran kayak bercandaan, tapi harga dari sekantong udara Las Vegas ini nggak bercanda, bray. Harga tertinggi yang diajukan oleh Putra Siregar berhasil jadi ketok palu dan menutup lelang dengan harga Rp210.000.000. 

Lelang ini nantinya akan disumbangkan untuk para guru honorer yang notabene nggak digaji dengan layak oleh pemerintah. Update dari campaign kali ini kabarnya sudah mulai diberikan dan masih dalam proses. Video yang nunjukin ekspresi senang para guru yang menerima bantuan juga sempat di-posting oleh Arief di akun Instagramnya.

Bener-bener cara yang unik ya untuk berbagi. Kalo gue jual udara Bintaro kira-kira laku berapa ya?

ALTERNATIF BUAT SOBAT MISQUEEN

Orang-orang yang udah disebut tadi memang diberkahi dengan materi berlimpah dan bisa berbagi. Tapi jangan khawatir buat kalian yang merasa belum sekaya itu (termasuk gue). Kita juga bisa berbagi dengan cara lain, kok!

Balik lagi ke quotes-nya Steve Goodier, yang bisa kita bagikan nggak cuma uang tapi juga bisa berupa waktu dan keahlian. Hal-hal kecil dengan bantuin orang-orang di sekitar lo yang butuh bantuan juga udah termasuk berbagi kok.

Tapi kalau lo lagi mau nyoba hal baru yang menantang, lo bisa ikut kegiatan sukarelawan yang diadakan secara online. Ada beberapa tempat tapi gue mau ngerekomendasiin beberapa tempat. 

Pertama adalah Indorelawan. Di sana ada banyak pilihan volunteer yang bisa lo pilih, mulai dari ngunjungin anak panti asuhan, ngajarin anak kecil membaca, dan masih banyak lagi. Pilihan kedua adalah Wahana Visi. Di sini juga ada banyak pilihan terutama buat kamu yang masih sekolah. Yang ketiga adalah Project Child. Selain ketiga itu masih ada banyak pilihan lain, tapi yang jelas kegiatan sukarelawan bisa jadi pilihan buat lo dapet pengalaman baru untuk berbagi.

Kadang sulit buat kita memahami apa keindahan dari berbagi. Tapi setelah gue renungkan, ternyata keindahan itu cuma bisa dilihat kalau kita lakukan. Nggak perlu pusing dan takut kalau kita akan kehilangan lebih banyak saat berbagi. Toh, kita hanya bisa memberikan apa yang kita punya, kok. Kalau saat ini belum punya banyak uang untuk dibagikan, setidaknya kita bisa bagikan keahlian bahkan senyuman kita ke orang lain. 

Sebagai penutup, gue pengen bilang: bekerjalah segiat mungkin sampai lo cukup kayak untuk nggak mikir dua kali untuk berbagi. (*/)

  • whatsapp
  • twitter
  • facebook
  • remix
Penulis

Grace Angel

Tukang nulisnya Bang Roy dan supplier permen kantor